Hakim Ziyech dan 5 Pemain Termahal Ajax Selama Satu Dekade

Football5star.com, Indonesia – Ajax Amsterdam dipastikan ditinggal satu pemain bintangnya lagi musim depan. Dia adalah Hakim Ziyech yang baru saja diresmikan sebagai pemain baru Chelsea untuk musim panas mendatang.

Ajax Amsterdam dan Chelsea mencapai kesepakatan soal Hakim Ziyech. The Blues harus mengeluarkan dana tak kurang dari 40 juta euro untuk sang winger.

Sudah menjadi rahasia umum jika raksasa Belanda selama ini dikenal sebagai pemasok pemain jempolan. Sudah banyak pula pemain mereka yang dilepas dengan harga tinggi ke beberapa tim raksasa Eropa.

Untuk itu, Football5star sudah merangkum 5 pemain termahal Ajax dalam 10 tahun terakhir:

1. Matthijs de Ligt

Cristiano Ronaldo dan Matthijs de Ligt dikabarkan bakal sama-sama memperkuat Juventus pada musim depan.
AS

Masih hangat dalam ingatan bagaimana saga transfer Matthijs de Ligt Juni lalu. Sempat digadang-gadang bakal memperkuat Barcelona maupun Manchester United, bek masa depan timnas Belanda justru memilih Juventus sebagai klub barunya.

Tanpa berpikir panjang, Juventus menyanggupi banderol 85 juta euro yang diinginkan Ajax. Sukses membawa klub ibu kota mencapai semifinal Liga Champions jadi alasan Si Nyonya Tua berani menginvestasikan uangnya untuk De Ligt.

Kendati begitu, performa bek berusia 19 tahun belum terlalu sempurna di Turin. Ia masih harus beradaptasi dengan sepak bola Italia yang lebih taktikal. Namun, ia tidak kehilangan kepercayaan dari Maurizio Sarri yang tetap mengandalkannya di jantung pertahanan.

2. Frenkie de Jong

Frenkie de Jong optimistis meraih treble winners bersama Ajax sebelum bergabung dengan Barcelona.
dutchnews

Bukan satu bintang yang meninggalkan Amsterdam Arena musim panas lalu. Sebelum De Ligt, Frenkie de Jong sudah lebih dulu pergi. Bahkan sebelum musim 2018-2019 berakhir dia sudah menandatangani kontrak dengan Barcelona.

Digadang-gadang sebagai penerus Johan Cruyff, Frenkie de Jong didatangkan dengan harga sebesar 75 juta euro. Kedatangannya di Camp Nou seolah melanjutkan trah Belanda yang sudah sangat melekat di klub Katalonia.

Keputusan Barcelona terbukti benar. Pemain berusia 22 tahun langsung jadi andalan di lini tengah. Baik ketika tim diasuh Ernesto Valverde maupun Quique Setien, ia tetap jadi pemain tak tergantikan. Bahkan Frenkie de Jong memaksa pemain lain seperti Arturo Vidal dan Ivan Rakitic duduk di bangku cadangan.

3. Davinson Sanchez

Davinson Sanchez, Ajax Amsterdam (ajax.nl)
ajax.nl

Ajax tidak hanya dikenal sebagai tempat menimba ilmu untuk para pemain Eropa. Pemain yang berasal dari Amerika Latin juga banyak yang dibesarkan klub ibu kota Belanda. Salah satunya adalah Davinson Sanchez.

Didatangkan dari klub Kolombia, Atletico Nacional 2016 lalu, Davinson Sanchez langsung tampil memukau pada tahun pertamanya di Eredivisie. Faktor ini pula yang kemudian menarik minat Tottenham Hotspur untuk menggaetnya.

Agustus 2017 pemain asal Kolombia akhirnya hengkang ke Tottenham Hotspur. Hanya dalam kurun waktu semusim, Ajax mampu menjual pemain 23 tahun senilai 40 juta euro. Padahal sebelumnya mereka mendapatkan sang bek hanya dengan harga 5 juta euro saja.

4. Arkadiusz Milik

Arek Milik-ajax
Ajax

Siapa sangka jika salah satu striker terbaik di Serie A saat ini, Arkadiusz Milik, juga jebolan De Amsterdamers. Kecerdikan pemandu bakat raksasa Belanda membuat mereka berhasil mendapatkan Milik dari Bayer Leverkusen seharga 6 juta euro pada 2014.

Tampil dalam 75 pertandingan, striker asal Polandia sukses mencetak 47 gol. Hal ini pula yang membuat Napoli berani menggelontorkan dana sebesar 32 juta euro untuk mendatangkannya.

Diplot sebagai pengganti Gonzalo Higuain 2016 lalu, Milik langsung jadi pilihan utama I Partinopei. Dan sampai saat ini posisinya sebagai juru gedor tak tergantikan. Terbukti striker 25 tahun musim ini sudah mencetak 12 gol dari 22 laga Serie A.

5. Davy Klaassen

Davy-Klaassen-Ajax-sportslens
sportslens

Nama terakhir mungkin sedikit berbeda dari empat nama di atas. Jika Matthijs de Ligt, Frenkie de Jong, Davinson Sanchez, dan Arkadiusz Milik, menuai sukses di klub barunya, tidak demikian untuk Davy Klaassen.

Padahal karier Klaassen bersama Ajax cukup mentereng. Mengawali karier dari tim junior hingga akhirnya menjabat sebagai kapten tim, ia sempat digadang-gadang sebagai gelandang masa depan timnas Belanda.

Akan tetapi keputusannya pindah ke Everton 2017 lalu menghancurkan segalanya. Dibanderol sebesar 27 juta euro, ia gagal memenuhi ekspektasi di Premier League. Faktor Ronald Koeman yang ketika itu melatih Everton juga tidak banyak membantu. Ia hanya bertahan semusim dan memutuskan pindah ke Jerman untuk memperkuat Werder Bremen.

Comments are closed.