Hari Kartini: Semangat Pantang Padam Alexa Sebagai Internona

Football5star.com, Indonesia – Minggu 21 April 2019 menjadi hari istimewa bagi seluruh wanita Indonesia. Hari ini, wanita Indonesia merayakan hari lahirnya pahlawan bangsa, R.A Kartini lebih seabad silam.

Berbicara soal wanita, sosok R.A Kartini tidak bisa dilepaskan dari simbol perjuangan dalam mengangkat derajat wanita. Tulisan-tulisan dan pemikiran luar biasanya terus menginspirasi wanita Indonesia untuk terus berjuang dalam segala bidang.

Salah satunya di bidang sepak bola. Sebagai olahraga pemersatu, sepak bola telah menyihir banyak orang untuk mencintainya. Kendati lebih lekat sebagai olahraga pria, permainan si kulit bundar lambat laun  mulai diminati wanita.

Di Indonesia, sudah tidak terhitung jumlah wanita yang menggilai sepak bola. Ada dari mereka yang sekadar senang-senang saja, suka pemain karena paras yang rupawan, atau memang benar-benar mencintai sepak bola sebagaimana kebanyakan pria lainnya.

alexa saffira
@alexasaffira

Untuk kategori terakhir, mungkin Alexa Saffira jadi contoh nyata. Jika kebanyakan orang takjub dengan gemerlapnya Premier League atau dominasi Barcelona dan Real Madrid di LaLiga, mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, ini justru kepincut dengan klub Serie A yang sedang mencoba bangkit, Inter Milan.

Daya tarik Inter Milan yang sangat kuat berhasil membuat Alexa Saffira penasaran. Ia yang tadinya tidak mengerti sepak bola, bahkan tidak pernah menyaksikan pertandingan sepak bola, langsung terpikat dengan Inter. Bisa dikatakan, warna kebesaran Biru-Hitam jadi faktor utama Alexa mencintai klub kota mode. Ya, sesederhana itu.

Sebagaimana Kartini dalam memperjuangkan hak-hak wanita, perjuangan dara 21 tahun ini untuk terus mencintai Inter juga membuatnya diterpa berbagai cobaan, terutama dari sang ayah yang tidak suka melihatnya begadang hanya untuk menyaksikan I Nerazzuri bertanding.

BERIKUT WAWANCARA FOOTBALL5STAR.COM DENGAN ALEXA SAFIRA

Kenapa bisa suka sepak bola dan memilih Inter sebagai tim idola?

Awalnya suka bola karena dulu waktu kelas 5 SD, adikku suka sekali dengan bola. Padahal waktu itu aku benci sekali dengan sepak bola. Tapi karena kami cuma dua bersaudara jadi kami sering main bersama.

Adikku lagi suka-sukanya sama bola dan dia mengidolai Manchester United. Malah saat itu sempat mikir “apaan sih bola, enggak seru”. Tapi dari situ dia terus pengaruhi aku biar suka bola. Dari situ dia memberi tahu klub-klub Serie A, tapi aku masih belum tahu apa itu Serie A.

tuttomercatoweb.com

Terus aku lihat ada logo klub warna biru dan tiba-tiba langsung suka. Walaupun baru sekadar suka saja, waktu itu aku sudah suka dengan dua pemain Inter, Diego Milito dan Samuel Eto’o. Tapi orang-orang jadi mempertanyakan kok bisa sih suka sama dua pemain itu.

Makin lama aku makin suka dan terus mengikuti perkembangan Inter dan Milito. Bahkan aku sempat ganti nama Facebook jadi Diego Echa Milito. Dan sampai sekarang jadi ditonton terus Internya, bahkan aku bela-belain sampai begadang karena Inter sering main dinihari.

Pendapat orang-orang sekitar waktu tahu kamu suka Inter dan suka begadang gimana?

Paling ayah yang suka kesal karena aku jadinya begadang melulu kalau Inter main karena akunya jadi kurang tidur padahal besoknya harus sekolah pagi-pagi. Tapi kalau Mama seru. Dia kayak paling tahu kalau aku lagi kesal, dia langsung menebak “pasti Internya kalah ya”.

Teman-teman sih kaget semua karena lihat aku sampai segitunya suka sama Inter. Tapi sejauh ini ayah yang enggak suka aku nonton sampai tengah malam karena jadinya kurang tidur.

Pernah nonton Inter bareng  Mama?

Ditemani nonton sama mama enggak pernah. Tapi dia sering terbangun kalau aku nonton bolanya berisik. Biasanya kalau gol atau ada kejadian menarik di lapangan aku suka berisik dan mama suka kaget sampai terbangun gara-gara aku.

Sebagai Internona, hal tergila apa yang kamu lakukan demi Inter?

Karena masih kuliah, aku pernah menghabiskan kuota internet buat nonton Inter main dinihari. Padahal itu kuota buat bikin tugas kuliah tapi aku pakai untuk nonton Inter. Tapi sudah bela-belain nonton dinihari dan enggak tidur, Inter malah kalah. Besoknya di kampus pikiran aku langsung berantakan.

Sosok wanita yang menginspirasi di dunia sepak bola saat ini siapa?

Regina Baresi. Dia kapten Inter Woman

Perkembangan fan sepak bola wanita di Indonesia bagaimana?

Fan bola wanita di Indonesia sudah banyak dan terus berkembang. Ada yang cuma suka karena pemainnya ganteng, tapi banyak juga yang paham dan mengerti permainan klubnya masing-masing. Bahkan ada juga yang fanatik sampai sering pakai jersey klub kesayangannya setiap hari.

Di hari Kartini ini, apa harapanmu buat fan wanita di Indonesia?

Terus mendukung klubnya masing-masing, jangan cuma dukung waktu menang saja, tapi juga dukung disaat kalah juga. Dan jangan cuma suka bola karena kegantengan pemain saja, tapi juga lihat skill sepak bolanya.

Aku juga berharap di hari Kartini ini fan wanita Indonesia bisa jadi pemersatu antarkomunitas masing-masing, walaupun beda klub kesayangan.

Di Inter sekarang ada satu wanita kontroversial bernama Wanda Nara yang menjadi agen dan juga istri Mauro Icardi. Bagaimana kamu melihat Wanda Nara ini?

Kehadiran Wanda sangat mengganggu. Kalau dia agen, seharusnya dia enggak perlu kerja di media lagi. Enggak masalah juga dia ingin Icardi naik gaji, tapi enggak menjulang tinggi juga tuntutan gajinya.

Wanda harus minta maaf pada manajemen Inter dan rekan-rekan Icardi. Kalau enggak minta maaf juga lebih baik Icardi hengkang saja.

Comments
Loading...