Temmy Meliana; Sosok Kartini di Tribun Persija Jakarta

Football5star.com, Indonesia – Menjadi wanita dan menonton langsug klub lokal memang masih menjadi hal tabu bagi sebagian besar masyarakat. Namun, hal tersebut tak berlaku bagi Temmy Meliana, sosok Kartini di tribun Persija Jakarta.

Ketika belum banyak wanita terjun langsung ke tribun, Temmy Meliana sudah melakukannya untuk Persija Jakarta. Ia tercatat sebagai 40 anggota awal the Jakmania, atau istilah organisasinya, JM. Hebatnya, dari 40 nama awal, ia satu-satunya anggota wanita. Hingga kini, ia masih aktif mendukung Persija Jakarta dalam sejumlah pertandingan, baik kandang mau pun tandang.

Napas sepak bola sudah mengalir deras sejak kecil. Ayahnya, dahulu pernah melatih sejumlah anak di lingkungannya. Bersama sangp ayah pula ia merasakan pertama kalinya aura tribun stadion. Tim yang disaksikan apa lagi kalau bukan Persija Jakarta.

Medan Terjal Membuka Jalan

Kepada Football5star, Temmy menceritakan lingkungan suporter di stadion tidak seramah kini. Intimidasi serta pelecehan verbal sering ia terima dari penonton lain yang kebanyakan laki-laki. Namun, semangatnya mendukung Persija melebihi rasa takut yang wajarnya dirasakan perempuan lain ketika mengahdapi situasi serupa.

“Memang ada perkataan kotor yang kami terima pada saat itu. Tapi, saya menganggap hal itu adalah tantangan yang harus dihadapi. Mungkin karena sejak kecil, orang tua sudah terlibat di dunia sepak bola, jadi tidak terlalu menakutkan,” ucapnya pada Sabtu (20/4) siang.

Meskipun sepak bola bukan dunia yang asing untuk orang tuanya, kekhawatiran tetap ada. Temmy Meliana menurutkan, tentangan dari keluarga di rumah sempat didapatkannya. Namun, lagi-lagi itu semua bisa dilewati dengan baik.

“Awalnya memang orang tua agak mempertanyakan keputusan saya jadi suporter bola. Mereka masih menganggap sepak bola itu hal menyeramkan bagi wanita karena banyak kekerasan dan sebagainya. Apalagi untuk wanita, masih dianggap dalam posisi yang berisiko,” katanya menuturkan.

Peran Positif Wanita di Tribun

Kehadiran wanita di tribun bagi Temmy, bukan lagi sebagai hiasan. Menurutnya, kaum perempuan harus bisa aktif mengambil peran yang tidak bisa dilakukan para lelaki. Kini, keadaan telah jauh berbeda dibandingkan ketika Temmy dan teman-temannya ketik awal terjun ke dunia suporter.

Beberapa tahun belakangan, menjamur sosok-sosok wnaita cantik penghias tribun yang mengenakan seragam Persija. Menurut Temmy Meliana, itu adalah buah dari perjuangannya dalam merintis citra baik suporter perempuan di sepak bola. Perjuangan yang layak dilambungkan kembali jelang peringatan Hari Kartini pada Minggu (21/4/2019)

“Sekarang jauh berbeda dengan dahulu. Sekarang tinggal beli tiket ke korwil, langgsung bisa ke stadion. Jadi, sudah ada kesetaraan antara suporter laki-laki dan perempuan. Sekarang Jakmania dan Jakangel perbedaannya hanya di jenis kelamin. Untuk kenyamanan sekarang sudah semakin membaik,” ucapnya.

“Masyarakat sudah bisa menerima perempuan sudah bisa jadi suporter. Justru keberadaan perempuan bisa mengikis stigma buruk soal suporter. Bisa kenal banyak orang, menambah relasi, dan sebagainya,” Temmy menambahkan.

Buah Perjuangan Kartini

Bertepatan dengan Hari Kartini, Temmy Meliana pun mengangkat kembali isu emansipasi yang sekarang sudah mulai terlihat. Menurutnya, jarak antara laki-laki dan perempuan sudah tidak terlalu besar. Semua kalangan kini bisa berbagi kebersamaan ketika menonton pertandingan sepak bola, Persija secara spesifik.

Temmy mengakui, perkembangan teknologi turut membantu dalam meningkatkan pemahaman di masyarakat soal kesetaraan gender. Kini, para wanita tidak perlu malu atau sungkan lagi untuk mengekspresikan diri, untuk mendukung klub lokal sekalipun.

“Sangat terasa. Tapi masih butuh pembuktian. Tapi yang saya lihat memang buah perjuangan emansipasi ini, perempuan bisa jadi setara dengan laki-laki. Ada kesetaraan di stadion dalam hal kreativitas. Tapi, di luar dari itu juga, menciptakan anggapan tidak ada salahnya perempuan jadi suporter,” ucapnya.

Uniknya, Temmy  punya sosok Kartini era sekarang, yang tidak berhubungan dengan sepak bola. Ia mengagumi sosok Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudijastuti.

“Sekarang saya lihat ada di sosok Menteri KKP, Ibu Susi Pudjiastuti. Jadi, saya melihat dia cuek, pantang menyerah, dan melakukan apa yag memang seharunya dilakukan. Oke banget pokoknya,” katanya menutup wawancara.  Selamat Hari Kartini, Temmy Meliana dan Jakangel lain!

Comments
Loading...