Haru Biru David Martin, Kiper West Ham, di Kandang Si Biru

Football5Star.com, Indonesia – Ada tangis di Stamford Bridge setelah West Ham United memastikan kemenangan 1-0 atas Si Biru, Chelsea. Tangis itu meletup dari kiper David Martin. Dia tak mampu menahan haru yang berkecamuk di dadanya.

Keharuan itu bukan tanpa alasan. Itulah laga debut David Martin bersama West Ham, klub kesayangannya sejak masa kecil. Debut itu pun akhirnya dijalani pada usia yang tak lagi muda, 33 tahun. Hal yang membuat dia sangat emosional, debutnya berhias kemenangan dan clean sheet.

“Menjalani debut, clean sheet, dan meraih kemenangan sangatlah penting bagiku,” kata David Martin selepas pertandingan seperti dikutip Football5Star.com dari London Evening Standard. “Ini sungguh fantastis.”

David Martin direkrut West Ham United dari Millwall pada awal musim ini secara gratis. Di skuat The Hammers, dia merupakan kiper ketiga di bawah Lukasz Fabianski dan Roberto Jimenez. Hal tersebut membuat kans melakukan debut sangatlah tipis.

Akan tetapi, Tuhan punya rencana besar bagi David Martin. Jelang laga melawan Chelsea, Fabianski cedera. Manajer Manuel Pellegrini pun harus berpaling kepada dua kiper cadangan. Pada akhirnya, sang kiper ketiga yang diberi kepercayaan. Salah satu sebabnya, Roberto tak mampu memberikan rasa aman kepada para pemain lain saat terakhir tampil.

Menapaki Jejak Sang Ayah

Bagi kiper yang akan berulang tahun ke-34 pada Januari mendatang itu, debut itu sangatlah bermakna. Pasalnya, dia menapaki jejak sang ayah, Alvin Martin, yang juga pernah membela West Ham. Hari itu, Alvin juga berada di tribun Stamford Bridge. Selepas laga, David menghampiri sang ayah dan memeluknya erat-erat.

“Ketika saling menatap, aku dan ayahku menangis. Kami benar-benar tak bisa berbicara banyak. Bagi ayahku, sungguh fantastis melihat hal ini di klub yang pernah dibelanya selama 21 tahun,” urai kiper yang sempat lama membela MK Dons itu.

Penampilan David Martin juga diapresiasi sang manajer. “Tak mudah bagi dia menjalani debut di Premier League pada keadaan tim saat ini. Namun, sejak kali pertama bicara dengan dia pekan ini, saya merasa dia siap,” ujar eks Manuel Pellegrini seperti dikutip dari Football London.

Eks manajer Manchester City itu lebih jauh mengatakan, “Terutama sebelum pertandingan, dia begitu pendiam. Namun, dia memperlihatkan apa yang perlu ditunjukkannya sepanjang 95 menit pertandingan.”

Debut David Martin juga punya arti besar bagi West Ham. Kemenangan atas Chelsea di Stamford Bridge memutus tren buruk mereka. Sebelum laga di kandang Si Biru, The Hammers tak meraup kemenangan dalam delapan laga beruntun. Mereka bahkan disingkirkan Oxford United pada ajang Carabao Cup.