Hasil Perempat Final Liga Champions: Siapa Berpeluang Raih Treble?

Football5star.com, Indonesia – Babak perempat final Liga Champions musim 2018/2019 telah berlangsung digelar. Empat tim melangkah ke babak semifinal, Barcelona, AFC Ajax, Liverpool, dan Tottenham Hotspur.

Barcelona singkirkan wakil Inggris, Manchester United dengan total agregat 4-0. Ajax buat malu Juventus dengan 3-2.

Sementara Liverpool singkirkan Porto dengan total agregat sangat telak 6-1. Sedangkan Tottenham Hotspur untuk kali pertama melangkah ke semifinal setelah menang dramatis atas Manchester City.

Dari empat tim yang melangkah ke babak semifinal, dua tim, Barcelona dan Ajax memiliki peluang besar untuk meraih treble winner di musim ini.

Seberapa besar peluang mereka untuk meraihnya? Berikut ulasannya untuk pembaca setia football5star.com

Peluang Barcelona

Bermain perkasa saat singkirkan Manchester United di Stadion Nou Camp, Rabu 16 April 2019, Lionel Messi cs semakin mendekati peluang untuk meraih treble winners.

Menyisakan 6 pertandingan di Liga Spanyol dengan keunggulan 9 poin dari Atletico Madrid, Blaugrana berpeluang besar meraih titel Liga Spanyol untuk kali ke-26 sepanjang sejarah klub.

Apalagi jika menilik lawan-lawannya, Lionel Messi seharusnya mampu menyapu bersih poin. Pasalnya dari keenam tim, Real Sociedad, Levante, Celta Vigo, Getafe, serta Eibar, kesemuanya di laga pertama mampu dikalahkan.

Gelar Liga Spanyol bisa mereka kunci saat menghadapi Getafe di Nou Camp pada 12 Mei 2019, namun dengan catatan di empat laga sebelumnya mereka meraih poin penuh. Selain itu, Atletico Madrid tersandung satu laga.

Sedangkan untuk peluang mereka di Copa Del Rey, Lionel Messi cs tinggal fokus menghadapi Valencia. Ini jadi tantangan terberat, pasalnya El Che tak mampu di kalahkan Blaugrana baik di laga tandang ataupun kandang.

Merujuk pada pertemuan kedua tim di final Copa del Rey, baik Barcelona ataupun Valencia sama-sama meraih satu kemenangan sejak 1952.

Akan tetapi peluang Barcelona tetap cukup besar untuk meraih titel ke-31 Copa del Rey jika merujuk pada kekuatan pemai per lini.

Dua Gol Messi di Laga Barcelona vs Man Utd Cuma Keberuntungan - Liga Champions - uefa

Bagaimana peluang mereka di Liga Champions?

Liverpool bukanlah tim mudah untuk dikalahkan, apalagi jika melihat sepak terjang The Reds di Liga Inggris. Meski begitu Lionel Messi punya catatan apik dalam urusan membobol gawang tim Inggris.

“Semua orang bisa memikirkan apa yang mereka inginkan, tetapi saat ini kami mencoba untuk memenangkan setiap pertandingan, pertama liga, lalu Copa del Rey, dan kami akan melihat tentang Liga Champions,” kata Valverde.

“Tetapi saat ini, kami belum memiliki gelar dan di liga ada 30 poin tersisa untuk diperjuangkan, kami harus terus meraihnya.” tutup Valverde.

Ajax berpotensi

Jika Barcelona harus berjuang ekstra keras di Copa del Rey untuk bisa mewujudkan treble winners, AFC Ajax juga harus membelah fokusnya pada perebutan gelar Eredivise.

Ajax masih terus dipepet oleh PSV Eindhoven. Kedua tim kini sama-sama mengoleksi 74 poin. Tinggal menyisakan empat pertandinga, tim besutan Erik ten Hag wajib sapu bersih poin.

Andai PSV pun berhasil melakukan hal yang sama, Ajax tetap keluar sebagai juara karena selisih gol mereka sangat jauh. Hingga pekan ke-30, Ajax telah mengoleksi 106 gol, sementara PSV baru 89 gol.

Peluang Ajax untuk meraih gelar kedua datang dari ajang KNVB Cup. Lawan yang dihadapi Ajax di final ialah tim menengah, Willem II.

Napoli - Carlo Ancelotti - Ajax - Arsenal - @AFCAjax

Pada musim ini, Ajax telah mencetak 6 gol ke gawang Willem II dan hanya kebobolan 1 gol. Di pertemuan pertama, Ajax menang 2-0, sedangkan di pertemuan kedua mereka berpesta gol, 4-1.

Fokus David Neres cs tinggal pada Tottenham Hotspur. Kedua tim yang sama-sama berstatus kedua hitam ini tentu mengincar sejarah tersendiri.

Bagi Spurs, mampu melenggang ke final bakal jadi catatan pertama untuk klub yang berdiri sejak 136 tahun silam. sedangkan bagi Ajax, mereka juga mengincar catatan tersendiri masuk final setelah terakhir mereka lakukan pada 1995/1996 silam.

Pertemuan kedua tim dipastikan akan berlangsung sengit karena keduanya memiliki komposisi dan kekuatan merata di semua lini.

Comments
Loading...