Hati-Hati Gunakan APBN untuk Piala Dunia U-20 2021

Football5Star.com, Indonesia – Pemerintah dan PSSI sangat hati-hari dalam menggunakan APBN dalam persiapan Piala Dunia U-20 2021. Mereka dalam beberapa hari terakhir sangat intens menggelar rapat membicarakan hal ini.

Seperti diketahui, pemerintah menunjuk Menpora Zainudin Amali sebagai Ketua INAFOC, sedang perwakilan PSSI, Iwan Budianto bertindak sebagai wakilnya. Menpora menyebut kalau sampai saat ini persiapan tengah digodok.

“Persiapan fisik, dikerjakan oleh KemenPUPR. Jadi sudah kami serahkan semuanya ke sana. Kita tinggal diminta kira-kira apa yang harus dilakukan,” bilang Zainudin Amali dalam YouTube IDN Times.

Menpora Zainudin Amali: Saya Dengar Shin Tae-yong Tolak Klub China Stadion Piala Dunia U-20 2021

“Teman-teman PSSI yang selama ini berkomunikasi dengan FIFA, sudah survei calon-calon venue yang akan digunakan untuk Piala Dunia U-20 2021 sepenuhnya kita terima dari hasil pertemuan PSSI dengan pimpinan daerah di enam calon tempat Piala Dunia. Baik utk tempat pertandingan maupun latihan dan berbagai kelengkapan,” papar dia.

Menpora menyebut kalau pihaknya dan PSSI sangat hati-hati dalam persiapan ini. Sebab, nantinya uang yang dipersiapkan untuk meggelar Piala DUnia U-20 2021 berasal dar APBN.

“Kami hampir tiap hari dengan PSSI bertemu, kerja sama mempersiapan segala sesuatunya, termasuk siapkan rancangan pembiayaannya, ini pakai APBN harus hati-hati,” papar dia.

Kata Zainudin Amali, ada enam stadion yang sudah diputuskan dalam rapat internal. Venue itu adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Manahan Solo, Gelora Bung Tomo, I Wayan Dipta, Si Jalak Harupat, dan Jakabaring.

“Itu kita sedang persiapkan Inpresnya. PSSI sudah laporkan ke FIFA tentang lapangan yang akan digunakan. Dari KemenPUPR menyampaikan mana yang bagian daerah dan pusat,” tutup dia

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More