Honda Tidak Mau Pergi Dari Milan Seperti Pengecut

Terpinggirkan dari posisi pemain inti di AC Milan sempat membuat Keisuke Honda dikabarkan hendak pergi. Namun, midfielder asal Jepang ini menolak untuk menyerah kalah di I Rossoneri.

Karier Honda di Milan kini sedang berada dalam masa sulit. Musim ini, dia hanya tampil sembilan kali di Serie A. Itu pun hanya empat di antaranya yang berstatus sebagai pemain inti. Lima laga lain dijalani sebagai pengganti.

Padahal, Honda sempat diprediksi akan menjadi andalan Milan di bawah pelatih Sinisa Mihajlovic. Pasalnya, Mihajlovic berniat memakai pola 4-3-1-2 yang cocok dengan karakteristik permainan Honda. Namun, karena Honda dirasa tampil buruk, dia tak mendapat posisi inti. Bahkan, I Rossoneri berganti formasi ke 4-3-3 yang semakin mempersulit kans Honda untuk tampil.

Menyadari situasi ini, Honda rupanya tidak menyerah. Dia berniat bertahan memperjuangkan posisinya di Milan.

“Saya menjelaskan satu hal dengan tegas. Saya tidak akan pergi dari Milan dari kehendak sendiri. Saya datang ke Milan dengan determinasi yang tidak tergoyahkan. Kecuali mereka mengatakan tidak butuh saya lagi, saya tidak akan ke mana-mana. Saya tidak akan kabur,” kata Honda.

Eks pemain CSKA Moskva ini mengakui performanya kurang maksimal. Namun, dia masih yakin bisa mengangkat kembali kinerjanya di I Rossoneri. “Ternyata di Milan lebih sulit dari yang saya bayangkan,” ujar Honda.

Honda mengaku putusannya tidak selalu dari kacamata pesepak bola. Dia juga mengambil langkah dengan pertimbangan diri sebagai pribadi. “Saya juga berusaha memikirkan diri saya agar tidak memalukan bagi para fans saya,” kata Honda.

AC MilanKeisuke Honda