Hukuman Berat Hisyam Tolle dan Nasib “Beruntung” Pemain Lain

Football5star.com, Indonesia – Komisi Displin (Komdis) PSSI telah menjatuhkan hukuman berat kepada pemain PSIM Yogyakarta Hisyam Tolle yang melakukan aksi tak terpuji saat melawan Persis Solo beberapa waktu lalu.

Dikutip Football5star.com dari halaman resmi PSSI, Komdisi PSSI tertanggal 25 Oktober 2019 melarang Hisyam Tolle beraktivitas sepak bola selama lima tahun di lingkungan PSSI. Keputusan ini jadi palu pemutus karier dan rezeki bagi seorang Hisyam Tolle di sepak bola untuk sementara.

Hukuman larangan bermain sepak bola di lingkungan PSSI yang diberikan Hisyam Tolle karena menurut Komdisi PSSI, si pemain melakukan dua kesalahan fatal. Pertama, menendang pemain Persis Solo dan kedua, mengintimidasi wartawan.

Hisyam Tolle merasa terpukul oleh hukuman yang dijatuhkan Komdis PSSI.
Instagram-@achmadhisyamtolle.44

Untuk kasus kedua, Hisyam Tolle malah akan berurusan dengan aparat penegak hukum. Hal ini lantaran wartawan yang menjadi korban mengadukan tindakan tak patut tersebut ke pihak kepolisian.

Keputusan Komdis PSSI ini patut diapresiasi karena bertujuan memberi efek jera kepada pemain lain agar tidak melakukan hal serupa. Namun, di beberapa kasus ada pemain lain justru bisa dikatakan ‘beruntung’ karena tak mendapat hukuman seberat itu meski bertindak tak jauh berbeda dengan Tolle.

Kasus pemain lain

Misalnya aksi pemain Bhayangkara Muda, Manan Samara saat duel melawan Persibara Banjarnegara di Liga 3 Zona Jawa Tengah pada Mei 2018 silam. Pemain bernomor punggung 8 itu melakukan pemukulan kepada wasit Amir.

Akibat dari pemukulan tersebut, wasit Amir sampai harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami pendarahan di bagian hidungnya.

“Karena pukulan itu hidung saya mengeluarkan darah. Saya juga sempat merasakan pusing waktu itu. Setelah itu, saya dibawa ke Rumah Sakit. Posisi saya digantikan wasit cadangan,” ucap wasit Amir seperti dikutip dari kumparan.

Pihak Komdisi PSSI sendiri jika merujuk pada aturan yang ada memang tidak memiliki wewenang untuk menjatuhkan sanksi kepada pelaku. Peristiwa tak patut ini masuk ke dalam ranah kerja dari Komdis PSSI Asprov Jateng sebagai penyelenggara pertandingan.

kumparan

Dikutip dari kumparan, pihak Asprov Jateng pada 9 Mei 2018 akhirnya menjatuhkan sanksi berupa hukuman larangan dua tahun kepada Manar akibat tindakan tak terpujinya tersebut.

“Untuk kasus Persibara Banjarnegara vs Bhayangkara Muda, kami menjatuhkan hukuman kepada Saudara Manan Samara dilarang beraktivitas di sepak bola selama dua tahun,” kata ketua Asprov Jateng saat itu Johar Ling Eng.

Nasib ‘beruntung’ juga dirasakan oleh mantan penggawa timnas Indonesia Oktavianus Maniani. Pada September 2019 lalu Komdis PSSI menjatuhkan pemain Persewar Waropen tersebut larangan bermain selama 6 bulan.

Keputusan ini lantaran Okto terbukti melakukan penganiayaan kepada wasit yang memimpin laga Mitra Kukar FC vs Persewar Waropen. Hasil Komdisi PSSI tertanggal 18 September 2019, dituliskan jenis pelanggaran Okto adalah menusukkan gagang bendera ke perut wasit.

Semoga saja ke depannya perilaku yang dilakukan Hisyam Tolle tidak terulang dan Komdis PSSI bisa menetapkan hukuman yang adil serta berkemanusiaan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More