Hukuman kepada Niasse Dinilai Tak Adil oleh Neville

Football5star.com, Indonesia – Phil Neville tidak setuju dengan sanksi dua pertandingan yang diberikan oleh komisi disiplin FA kepada penyerang Everton, Oumar Niasse, akibat diving.

Niasse dinyatakan bersalah karena melakukan diving dalam laga lanjutan Premier League antara Everton melawan Crystal Palace pada 18 November lalu. Akibatnya, ia tidak akan bisa tampil ketika menghadapi Southampton (26/11/2017) dan West Ham United (29/11/2017).

Neville mengklaim bahwa hukuman yang diberikan kepada Niasse tidak akan menghapus aksi diving dari para pemain Premier League. Oleh sebab itu, ia menilai hukuman ini tidak efektif.

“Jika mereka menghukum setiap pemain di liga karena diving, maka mereka mungkin memiliki peluang untuk menghentikannya. Tetapi, saya selalu melihat diving setiap pekan,” ujar Neville seperti yang dikutip Sky Sports.

“Jika Anda tidak memberikan sanksi dua pertandingan kepada setiap pemain yang diving, mereka akan tetap melakukannya. Saya turut prihatin kepada Niasse,” tutur dirinya.

Pria berusia 40 tahun tersebut bahkan berpendapat bahwa diving sudah merupakan bagian dari permainan.

“Jika saya adalah seorang manajer, saya akan meminta para pemain saya untuk terjatuh ketika ada sedikit kontak. Ini adalah tentang menciptakan keuntungan bagi tim Anda, entah itu penalti atau pelanggaran biasa,” kata Neville.

“Anda mengatakan bahwa ini curang, bagi saya ini adalah soal mencoba memenangi pertandingan. Pada 1998, Jordi Cruyff bergabung dengan Manchester United dan mengatakan kepada (manajer) Sir Alex Ferguson bahwa klub-klub Inggris tidak akan memenangi kompetisi antarklub Eropa jika tidak mulai diving,” ucap dirinya.

Comments
Loading...