Hukuman Kreatif Ala Schalke

Football5Star.com, Indonesia – Jika Anda seorang fans Schalke, jangan kaget bila suatu hari mendapati seorang penggawa Die Knappen bertugas di fanshop. Seperti dilansir Sport Bild, Jumat (21/7/2017), Schalke menghapus hukuman denda bagi pemain yang melakukan pelanggaran berat. Mereka akan menerapkan hukuman kreatif. Salah satu bentuknya adalah bertugas di fanshop.

Penghapusan denda uang itu telah disepakati oleh pelatih Domenico Tedesco dan manajemen Schalke. Mereka yakin hukuman yang lebih kreatif bisa lebih efektif dalam menimbulkan efek jera.

“Kami akan terapkan hukuman yang bersifat rekreasi. Bisa saja pemain harus bekerja di fanshop saat menjalani hukuman ketimbang dijatuhi denda,” ungkap Manajer Christian Heidel. “Dengan denda, Anda tak bisa benar-benar ‘menyiksa’ mereka.”

Menurut Heidel, ide ini bukan sesuatu yang baru di sepak bola Jerman. Musim lalu, pelatih Tedesco menerapkan kebijakan yang sama di klub lamanya. Ergezibge Aue. Sementara itu, Heidel sempat pula mengalami hal itu saat menjadi manajer di Mainz. Menurut dia, pelatih Thomas Tuchel menerapkan pola hukuman serupa.

“Ini bukan hal yang benar-benar baru. Lagi pula, sebenarnya beberapa hukuman juga sudah diubah bentuknya pada musim lalu,” pungkas pria berumur 54 tahun tersebut.

Di klub-klub sepak bola profesional, hukuman denda terhadap pemain yang melakukan kesalahan berat biasanya berupa denda. Jumlahnya bisa mencapai puluhan ribu euro atau ratusan juta rupiah. Namun, terkadang hukuman seperti itu tak membuat pemain benar-benar jera.

Comments
Loading...