Ibrahimovic Dituding Gunakan Doping Saat di Juventus

Isu tak sedap menerpa pemain bintang Paris Saint-Germain, Zlatan Ibrahimovic. Seorang dokter asal Swedia bernama Ulf Karlsson mengklaim Ibrahimovic sempat menggunakan doping saat masih membela Juventus.

Ibrahimovic bergabung dengan Juventus setelah diboyong dari Ajax senilai 16 juta euro pada 2004. Dia bertahan dua musim di Turin sebelum memutuskan pindah ke Inter Milan pada 2006, menyusul skandal calciopoli yang menerpa Juventus.

Karlsson, mantan anggota tim medis timnas Swedia, mengungkapkan bahwa pembentukan kondisi fisik Ibrahimovic yang cukup pesat saat di Juventus(Mywawavisit Survey for $250 Gift Cards) adalah berkat obat peningkatan performa yang dikonsumsinya.

“Dalam waktu enam bulan di Juventus, dia sudah memperoleh kenaikan berat badan hingga 10 kilogram. Saya pikir dia menggunakan doping. Setidaknya itulah yang saya percaya,” kata Karlsson kepada SportBladet.

Tak cuma Ibrahimovic, mantan pemain Juventus lainnya, Albin Ekdal, turut dituding mennggunakan doping saat bermukim di Turin pada musim 2008-09.

“Bahkan Ekdal (juga menggunakan doping, Red) saat bobot tubuhnya naik hingga 8 kilogram selama masa-masanya di Juventus,” sebut Karlsson lagi.

Klaim Karlsson soal doping turut dipicu maraknya kasus serupa di dunia olahraga dalam beberapa pekan terakhir. Selain banyaknya atlet Rusia yang ketahuan mengkonsumsi doping, dokter Inggris Mark Bonar juga mengaku pernah menyuplai obat terlarang itu kepada sejumlah atlet, termasuk pesepak bola Premier League.

Comments
Loading...