Ibrahimovic Merasa Didiskriminasi Media Swedia

Football5star.com, Indonesia – Penyerang Manchester United, Zlatan Ibrahimovic, mengklaim bahwa dirinya diskriminasi rasialisme dari media Swedia. Ia yakin akan mendapatkan perlakukan yang lebih baik jika memiliki nama tradisional Swedia.

Sepanjang kariernya sejauh ini, Ibrahimovic telah meraih pelbagai gelar prestisius bersama klub-klub ternama Eropa. Ia juga pernah membela tim nasional Swedia sebanya 116 kali.

zlatan ibrahimovic, manchester united

Meski demikian, pemain berusia 36 tahun tersebut tetap merasa diperlakukan secara tidak adil oleh media Swedia.

“Apakah mereka melindungi saya atau ikut menyerang saya? Mereka pasti menyerang saya karena tidak bisa menerima bahwa saya adalah Ibrahimovic,” ucap Ibra seperti yang dikutip ESPNFC.

“Saya tidak mengatakan teradapat rasialisme, tetapi ini seperti gerakan rahasia. Saya yakin ini benar-benar nyata karena saya tidak memiliki nama Andersson atau Svensson. Jika saya memilikinya, saya yakin mereka akan tetap membela saya sekalipun saya merampok sebuah bank,” tutur dirinya.

Ibrahimovic mengklaim penghargaan-penghargaan individu yang pernah diraihnya merupakan bukti bahwa ia adalah pemain terbaik Swedia sepanjang masa.

Untuk diketahui, pemain keturunan Bosnia itu mengoleksi 11 Guldbollen (penghargaan tahunan untuk pemain sepak bola Swedia terbaik). Bahkan, ia mendapatkan 10 Guldbollen secara berturut-turut dari tahun 2007 hingga 2017.

“Hal yang telah saya lakukan bagi sepak bola Swedia tidak pernah terjadi sebelumnya. Saya adalah pemain terbaik (Swedia) yang pernah ada,” kata Ibrahimovic.

Pada musim 2017-18 sejauh ini, Ibrahimovic baru tampil sebanyak tujuh kali bersama Manchester United di seluruh kompetisi akibat diganggu cedera.

Comments
Loading...