Ikan Asin Jadi Makanan Favorit Kelana dan Luah Mahesa

Football5star.com, Indonesia – Kelana dan Luah Mahesa merupakan pemain keturunan Indonesia – Jerman yang saat ini tengah menjalani pemusatan latihan bersama skuat Timnas U-19 di Kroasia. Dua kakak beradik ini dimainkan oleh pelatih Shin Tae-yong saat tim Garuda Muda menang telak 4-0 atas Hajduk Split.

Kehadiran Kelana dan Luah Mahesa tentu jadi perhatian publik sepak bola Indonesia. Publik berharap Kelana dan Luah mampu memberikan permainan terbaik untuk Indonesia seperti layaknya dua pemain keturunan lainnya, Jack Brown dan Elkan Baggott.

Kelana dan Luah Mahesa saat ini terdaftar sebagai pemain di klub Jerman, Bonner SC. Sebelumnya, Kelana pada 2017 sempat menimba ilmu di klub Jerman lainnya, FC Koeln. Dan pada Juli 2020 mengikuti sang adik, Luah untuk bergabung di Bonner SC.

Meski berkarier di Jerman dan memiliki darah Jerman, Kelana dan Luah yang juga memiliki darah Sukabumi, Jawa Barat dari sang ayah ternyata memiliki lidah Indonesia. Bagaimana tidak, menurut penuturan tante dari keduanya, ikan asin dan rendang buatan sang oma jadi makanan favorit Kelana dan Luah.

“Makanan favoritnya waktu kecil itu ikan kering, ikan asin, rendang buatan omanya dan buah mangga. Setiap ayahnya pulang ke Indonesia tanpa mereka, pasti selalu minta oleh-oleh makanan itu dan maunya omanya yg bikin. Tp sekarang mereka memutuskan untuk vegan,” ucap Rayi Ayodia, tante dari Kelana dan Luah kepada Football5star.com, Sabtu (24/10/2020).

Selain soal makanan favorit yang sangat Indonesia, menurut Rayi, Kelana dan Luah juga sangat menikmati tempat wisata di negeri ini. Menurutnya, kedua pemain timnas U-19 tersebut sudah menyambangi hampir semua pulau di Indonesia, terkecuali Papua.

“Kalau wisata di Indoensia sih yang paling sering Bali ya. Tapi mereka kan suka keliling Indonesia, jadi hampir semua pulau di Indonesia sudah dikunjungi, paling yang belum cuma Papua. Tahun kemarin juga, Kelana baru selesai jalan-jalan keliling Asia dengan teman-temannya,” tambah Rayi.

Penampilan Luah dan Kelana

Saat timnas U-19 mengalahkan Hajduk Split beberapa waktu lalu, Shin Tae-yong memainkan Kelana sejak menit awal pertandingan. Sementara, Luah dimainkan di paruh babak kedua menggantikan Jack Brown.

Jalani debut bersama tim Garuda Muda, Kelana dan Luah mengaku bahwa tempo permainan timnas U-19 berbeda dengan tim Bonner SC. Menurutnya, permainan tim Garuda Muda sangat cepat.

“Di klub saya tempo permainan tak terlalu cepat, tak terlalu banyak umpan lambung. Sedangkan di timnas permainan sangat cepat, banyak umpan lambung ke pemain sayap. Winger melakukan cut insiden,” ucap Luah di Youtube PSSI.

“Saya senang dengan penampilan yang saya tampikan meski banyak yang harus diperbaiki. Semoga ke depan bisa lebih baik lagi,” tambah Luah.

EntertainmentKelana Noah MahesaLuah MahesaTimnas U-19 Indonesia