Ini Alasan Persib Bakal Tes Corona Ayah Wander Luiz

Football5star.com, Indonesia – Klub Persib Bandung dikabarkan akan melakukan pemeriksaan kepada ayah dari striker Wander Luiz. Ayah Wander Luiz sendiri dikabarkan saat ini berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) tanpa gejala.

“Dia juga sudah menjalani isolasi mandiri. Tapi Pak Teddy [Tjahjono, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat] memerintahkan agar ayah Luiz dites virus corona juga besok,” kata dokter tim Persib, dr. Rafi Ghani seperti dikutip Football5star.com dari ccnindonesia, Sabtu (28/3/2020).

“Dia merupakan orang yang sudah usia lanjut dan warga negara asing. Kami khawatir jika di kemudian hari terjadi apa-apa. Kami tidak mengetahui diagnosa dari awal dia terinfeksi Covid-19,” tambahnya.

Wander Luiz - Persib Bandung - COVID-19 - persib.co. id

Wander Luiz memang diketahui pergi ke Bali bersama sang ayah pada 16 sampai 17 Maret lalu.

“Tanggal 16 mungkin Wander Luiz sudah berada di Bali bersama ayahnya. Mungkin dia ingin menyenangkan ayahnya jalan-jalan ke Bali,” kata Rafi.

Pihak klub mengatakan tes tersebut tujuannya untuk dokumen wajib negatif virus corona bagi para warga negara Indonesia dan ekspatriat yang akan ke luar negeri.

Kasus Wander Luiz

Striker Persib Bandung, Wander Luiz jadi pemain pertama di Indonesia yang positif terpapar virus corona.

“Hello bobotoh. So i got my corona test back and it is positive. But i feel fine, no symptoms. I am also following the guidelines, i have isolated myself and so I hope that every will be ok,” tulis Wander Luiz, Jumat (28/3).

Sebelumnya pihak klub mengatakan bahwa kondisi pemainnya yang terpapar virus corona berada di kondisi baik. Pada awal pengumumannya pihak klub tak menyebutkan siapa pemain Persib yang terpapar virus corona.

Desakan sempat disampaikan sejumlah pihak kepada Persib untuk memberitahu siapa pemain yang positif virus corona. Hal ini agar memudahkan tracking penyebaran virus yang berasal dari Wuhan tersebut.

Sebelum positif mengidap virus corona, Wander Luiz diketahui sempat berlibur ke Bali pada pertengahan Maret, tak lama setelah Persib meliburkan para pemainnya.