Ini Hasil Pertama Komdis PSSI di Bawah Kepemimpinan Iwan Bule

Football5star.com, Indonesia – Komisi Displin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengeluarkan hasil pertamanya di bawah kepemimpinan ketum baru Mochamad Iriawan yang akrab disapa Iwan Bule.

Sidang Komdis PSSI pada 6 November 2019 memutuskan menjatuhkan sanksi teguran keras kepada Sugianto Sabran, Gubernur Kalimantan Tengah yang melakukan pelemparan botol pada pertandingan Kalteng Putrea versus Persib Bandung, 1 November lalu.

“Sugianto Sabran dinilai melanggar pasal 55 junto pasal 8, junto pasal 12 Kode Disiplin PSSI dengan sanksi teguran keras. Apabila terjadi pengulangan terhadap pelanggaran maka hukumannya akan lebih berat.” bunyi pernyataan resmi PSSI seperti dikutip Football5star.com, Kamis (7/11/2019).

Komdis PSSI juga menjatuhkan sanksi berupa denda Rp 50 juta dan Rp 20 juta kepada klub Kalteng Putera dan Panpel karena insiden tersebut. Sementara itu, striker Kalteng Patrich Wanggai terkena sanksi hukuman larangan 2 pertandingan dan denda Rp 10 juta.

Sanksi ini dikarenakan Wanggai terbukti melakukan tendangan kepada pemain Persib, Achmad Jufriyanto. Selain itu, Komdis juga menjantuhkan sanksi larangan 1 pertandingan kepada Willian Pacheco.

Pemain Brasil tersebut dianggap melakukan tindakan tidak sportif saat laga Bali United vs Persela pada 31 Oktober 2019 lalu. Menariknya hasil sidang Komdis PSSI memutuskan tidak adanya pelanggaran kode displin PSSI pada tertundanya laga Persebaya vs PSM Makassar.

“Tidak Terlaksanannya pertandingan. Komite Disiplin tidak menemukan pelanggaran Kode Disiplin PSSI pada kejadian tersebut.” bunyi pernyataan resmi PSSI.

Komdis PSSI pun memberi rekomendasi bahwa laga Persebaya vs PSM Makassar akan dijadwalkan ulang PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Comments
Loading...