Ini Perbedaan Juventus dan AS Roma di Mata Paulo Fonseca

Football5Star.com, Indonesia – Kiprah AS Roma pada ajang Coppa Italia resmi usai. Tim asuhan Paulo Fonseca mengalami kekalahan 1-3 dari Juventus pada perempat final di Stadion Allianz, Kamis (23/1/2020) dini hari WIB.

Di mata Paulo Fonseca, kekalahan itu memang mengecewakan, tapi tidak mengejutkan. Bagaimanapun, dia menilai Juventus lebih berkualitas dibandung AS Roma. Secara spesifik, dia menyebutkan satu perbedaan mencolok di antara kedua tim.

Perbedaan Juventus dan AS Roma menurut Paulo Fonseca terletak pada efektivitas dalam pemanfaatan peluang.
tuttomercatoweb.com

“Kami bermain baik hingga mencapai 30 meter akhir. Perbedaan dari lawan terletak pada keefektifan. Juve mencetak gol dari peluang pertama. Gol kedua juga begitu. Kami selalu salah momentum saat memiliki peluang,” ujar Paulo Fonseca selepas pertandingan seperti dikutip Football5Star.com dari Tuttomercatoweb.

Lebih lanjut, pelatih asal Portugal itu mengungkapkan, “Sulit menghadapi mereka dengan kualitas pemain-pemain yang mereka miliki. Mereka begitu efisien dan selalu memanfaatkan peluang dengan sangat baik.”

Roma Ulangi Jejak Musim Lalu

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Allianz, AS Roma langsung kebobolan tiga gol pada babak pertama. Gol pertama Juventus dilesakkan Cristiano Ronaldo pada menit ke-26. hanya 12 menit berselang, Rodrigo Bentancur menggandakan keunggulan I Bianconeri. Adapun gol ketiga tercipta pada injury time babak pertama lewat tandukan Leonardo Bonucci.

Tertinggal tiga gol dari Juventus pada babak pertama, AS Roma tak dapat berbuat banyak. Tim asuhan Paulo Fonseca hanya mampu mendapatkan satu gol pada babak kedua berkat tendangan keras dari luar kotak penalti yang dilepaskan Cengiz Under dan membentur punggung Gianluigi Buffon.

Kekalahan dari Juventus tersebut membuat I Giallorossi gagal memperbaiki prestasi pada ajang Coppa Italia. Musim lalu, Alessandro Florenzi dkk. juga tersingkir pada babak perempat final. Kala itu, mereka dibantai 1-7 oleh Fiorentina. Kendali tim saat itu belum di tangan Paulo Fonseca, tapi masih dipegang Eusebio Di Francesco.

Comments are closed.