Ini yang Dilakukan Aryn Williams Saat Isolasi Diri di Australia

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Persebaya, Aryn Williams saat ini sedang menjalani karantina sesuai arahan pemerintah Australia. Aryn membagikan pengalamannya selama isolasi diri meski dia tidak positif virus corona.

“Harus diakui ini cukup sulit, tetapi harus dilakukan. Sisa enam hari lagi. Ya ini sudah separuh jalan,” ucap Aryn seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi klub.

Untuk menjaga kesehatan selama masa isolasi diri, Aryn mengatakan tidak banyak kegiatan yang bisa ia lakukan di kamar hotel. Namun, Aryn mengaku meluangkan waktu satu sampai satu setengah jam dengan berolahraga dan dilanjutkan dengan menonton televisi.

“Kemudian istirahat sebelum makan siang. Setelah itu menghubungi keluarga menanyakan kabar. Ya tak lupa menonton televisi, nonton netflix, main games kartu, cuci baju. Itu saja, tidak banyak pilihan,” ucap Aryn.

View this post on Instagram

🌙

A post shared by Aryn Williams (@arynwilliams_28) on

Aryn menyebutkan hotel tempatnya menjalani isolasi diri menyajikan banyak sekali menu makanan.

“Menu makanan ada banyak macam berbeda-beda setiap harinya. Untuk sarapan mulai dari sereal, pancake. Waktu makan siang terkadang dapat sandwich atau salad. Sementara waktu makan malam kami mendapat ayam, pasta,” ujar Aryn.

Selain itu pemerintah setempat juga sudah menyiapkan petugas kesehatan yang akan mendatangi setiap kamar hotel, termasuk kamar Aryn.

“Pemerintah juga menyiapkan petugas kesehatan yang akan datang ke setiap kamar hotel. Mereka memeriksa dan menanyakan kondisi kami. Mereka tidak melakukan tes, mungkin karena kami tidak menunjukan gejala. Kalau misal ada gejala, sepertinya petugas kesehatan akan langsung melakukan tes,” kata Aryn. 

Aryn Williams memutuskan untuk pulang kampung setelah PSSI menghentikan kompetisi Liga dengan status force majeure. Aryn dan pasangannya menuruti saran dari pemerintah Autralia untuk segera kembali ke negaranya sejak 29 Maret lalu. Setiba di Australia, pemerintah di sana mewajibkan mereka untuk melakukan isolasi diri selama 14 hari.