Inilah 7 Hal yang Buat Lionel Messi Mulai Tak Betah di Barcelona

Football5Star.com, Indonesia – Lionel Messi dikabarkan mulai tak betah di Barcelona. La Pulga menghentikan negosiasi perpanjangan kontrak dan dirumorkan telah membuka kemungkinan hengkang saat kontraknya usai pada 2021.

Bukan tanpa alasan Lionel Messi mulai gerah. Dalam enam bulan terakhir, berbagai konflik terjadi di Barcelona dan melibatkan dirinya. Setidaknya ada tujuh hal yang membuat megabintang asal Argentina itu mulai enggan bertahan lebih lama di Camp Nou.

Hal pertama adalah pemecatan Ernesto Valverde pada Januari 2020. Lionel Messi dikabarkan tak puas oleh putusan tersebut. Dia dikenal punya kedekatan dengan sang pelatih yang mampu memberikan empat gelar juara bagi Barcelona itu.

Messi memang tak menyampaikan penentangan terhadap manajemen Barcelona. Namun, dia memberikan pesan menyentuh bagi sang pelatih. “Terima kasih untuk segalanya, Mister. Tentu saja Anda akan tetap hebat ke mana pun pergi karena Anda sangat profesional dan orang yang luar biasa. Semoga sukses dan peluk erat,” tulis La Pulga di akun Instagram-nya.

Lionel Messi kecewa oleh langkah Barcelona memecat Ernesto Valverde.
Getty Images

Pemecatan Valverde terkesan dipaksakan. Dia didepak hanya karena Barcelona tersisih pada semifinal Supercopa de Espana. Padahal, mereka masih memuncaki klasemen LaLiga. Lalu, El Barca pun gagal meyakinkan Xavi Hernandez untuk jadi pelatih baru.

Pemecatan Valverde membawa Barcelona pada masalah berikutnya. Terkait langkah tersebut, Direktur Olahraga Eric Abidal memberikan pernyataan mengejutkan. Dia menyudutkan Messi dkk. dengan menyebut ada pemain-pemain yang tak lagi tampil sepenuh hati di bawah asuhan Valverde.

Hal itu membuat Messi murka. Secara terbuka, dia meminta Abidal menyebutkan nama-nama sehingga tak timbul kecurigaan dan saling tuduh di antara para pemain Barcelona. Dia pun menyindir sang direktur olahraga untuk fokus pada pekerjaan dan tanggung jawabnya.

Hal ketiga adalah terbukanya kesepakatan Barcelona dngan I3 Ventures yang ditugasi membentuk opini di media sosial. Mereka juga ditengarai ditugasi untuk menyerang para pemain, tak terkecuali Messi. Dalam beberapa kesempatan, ada akun yang diduga bentukan I3 Ventures yang menekan La Pulga dengan berita-berita bohong.

Tak Serius Soal Neymar

Messi kecewa Barcelona tak serius memulangkan Neymar dari PSG.
Getty Images

Hal keempat yang membuat Messi mulai tak betah di Barcelona terkait Neymar. Sudah bukan rahasia, La Pulga sangat menyesalkan kepindahan bintang Brasil itu ke Paris Saint-Germain. Dia pun berkali-kali menyampaikan harapan sang sahabat kembali ke Camp Nou.

Akan tetapi, Barcelona tak menunjukkan keseriusan untuk membeli kembali Neymar. Meski ada kesempatan, mereka tak berani menggelontorkan banyak uang. Anehnya, mereka malah membayar 120 juta euro kepada Atletico Madrid untuk Antoine Griezmann.

Hal kelima, miskomunikasi soal pemotongan gaji. Messi kesal ketika muncul berita skuat Barcelona menolak pemotongan gaji pada masa pandemi COVID-19. Dia menegaskan, seluruh pemain dapat memahami dan menerima hal itu.

Adapun hal keenam adalah hubungan tak baik dengan Eder Sarabia, asisten pelatih Quique Setien. Saat Barcelona kalah dari Real Madrid pada El Clasico, Maret lalu, Sarabia terlihat memarahi para pemain dari pinggir lapangan. Itu dinilai overacting oleh Messi dkk.

Ketidakakuran terus berlanjut. Saat Barcelona ditahan Celta Vigo beberapa waktu lalu, Messi kedapatan memalingkan muka saat diberi instruksi oleh Sarabia.

Terakhir, hal yang membuat Lionel Messi kecewa adalah penjualan Arthur Melo ke Juventus. Setien memang mengatakan bahwa “perkawinan” Arthur dengan Barcelona telah gagal. Namun, di mata Messi, pemain asal Brasil itu tetap diyakini sebagai sosok yang tepat untuk Barcelona dan paling mirip dengan Xavi Hernandez.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More