Inter Memilih Gamarra Dibanding Nesta

Inter Milan ternyata pernah memiliki kesempatan besar untuk mendapat Alessandro Nesta ketika masih aktif sebagai pemain. Namun, mereka lebih memilih untuk merekrut Carlos Gamarra dibanding Nesta.

Hal itu dipaparkan oleh eks pemain I Nerazzurri, Christian Vieri dalam buku biografinya yang berjudul Chiamatemi Bomber. Waktu itu, pada tahun 2002, Inter dikisahkan Vieri malah membuang kesempatan untuk mendapatkan Nesta yang masih bersama Lazio.

Padahal, Vieri mengaku sudah mengajak rekan satu timnya, Alvaro Recoba dan Ronaldo agar gajinya mau dipotong supaya Inter punya uang untuk menggaet Nesta. Namun, semua upaya itu sia-sia belaka.

“Sesudah 5 Mei, saya bisa meyakinkan Recoba dan Ronaldo agar kami merelakan gaji dipotong untuk bisa menggaet Nesta. Suatu hari, saya menerima telepon dari anak Massimo Moratti. Dia mengatakan bahwa Nesta masih terlalu mahal meski kami sudah melakukan pemotongan bayaran. Dia menegaskan bahwa kami akan merekrut defender hebat meski saat tidak ada bek berkualitas di pasar transfer,” kisah Vieri.

Nesta akhirnya bergabung ke AC Milan yang mau membayar 21,35 juta euro pada Juli 2002. Di Milan, Nesta sukses mengantar I Rossoneri menjadi juara Liga Champions dan Serie A. Sementara itu, Inter akhirnya mendapatkan Gamarra dengan status bebas trasfer. Namun, Gamarra gagal total dan lebih sering menjadi pemain cadangan.

“Dia (anak Moratti, Red.) mengatakan bahwa kami akan menggaet Gamarra. Saya tidak mengatakan apa pun. Saya mengakhiri pembicaraan dan melempar telepon saya. Tentang hal itu, saya tidak punya masalah dengan Gamarra, tapi Nesta adalah pemain terbaik pada saat itu dan dia mau bergabung dengan kami,” papar Vieri.