Ampadu Tidak Dipanggil Inggris karena Sedikit Pegang Bola

164

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Ethan Ampadu tampil brilian di debutnya bersama timnas Wales. Di laga melawan Republik Irlandia, dia sumbang satu asis untuk gol ketiga Wales yang dicetak Aaron Ramsey. Walau kemudian tampil tak menawan di laga kedua kontra Denmark, ia tetap dipuji.

Satu yang perlu diingat, pemuda ini baru berusia 17 tahun. Di usia sedemikian muda, ia sudah mentas bersama tim utama Chelsea. Bisa bermain sama baiknya sebagai bek tengah atau gelandang, masa depan pemain kelahiran Exeter ini diprediksi Paul Tisdale akan sangat cerah.

Ampadu
Foto: independent.co.uk

Tisdale sendiri adalah eks pelatih Ampadu di Exeter City. Saat berusia 14 tahun, Tisdale-lah yang melatih Ampadu dan menelepon pengurus federasi Inggris bahwa ada pemuda yang harus segera diamankan masa depannya untuk The Three Lions.

“Saya menelepon pihak FA Inggris dan bilang, ‘kalian harus mendapatkan bocah ini’. Saya tidak pernah melihat bocah berusia 14 tahun bermain sedemikian bagus dan matang,” ujar Tisdale dikutip dari BBC.

Namun, takdir tak memihak sang pemuda untuk membela panji Tiga Singa. Menurut penuturan Tisdale, FA Inggris tidak menyukai sang pemain berambut gimbal itu karena ia tidak suka berlama-lama memegang bola.

“Saya diberi kabar bahwa Inggris tidak membutuhkannya. Mereka beranggapan ia tak nyaman berlama-lama dengan bola. Tapi itulah kelebihannya. Dia suka melakukan satu-dua sentuhan dan mengubah tempo pertandingan dengan baik. Saya juga diberi kabar bahwa ada 12 pemain muda lain yang lebih bagus dari Ampadu saat ini, jadi ia tak akan diprioritaskan,” tambah Tisdale lagi.

Ampadu sendiri memang sebelumnya bisa memperkuat timnas Inggris, Wales, Ghana, dan Republik Irlandia. Ayahnya, Kwame Ampadu, adalah pelatih Arsenal U-18. Sempat membela Inggris U-16, kini, talenta brilian itu resmi menjadi milik Wales.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.