Conmebol Jatuhkan Hukuman Ringan Kepada River Plate

Football5star.com, Indonesia – Sebagai buntut kerusuhan yang terjadi jelang laga leg II Copa Libertadores, akhir pekan lalu, Conmebol akhirnya menjatuhkan sanksi kepada River Plate. Klub yang bermarkas di Stadion Monumental itu diharuskan membayar denda 400 ribu dollar AS dan memainkan dua laga kandang tanpa penonton.

Kerusuhan yang terjadi saat bus Boca Juniors tiba di Stadion Monumental itu mengundang keprihatinan banyak pihak. Polemik pun muncul. Kubu Xeneizes dan beberapa tokoh menilai seharusnya River Plate didiskualifikasi. Namun, sejak awal, Conmebol cenderung tetap memainkan leg II final Copa Libertadores tersebut.

Laga leg II final Copa Libertadores antara River Plate dan Boca Juniors akan tetap berlangsung.
lanacion.com.ar

“Saya ingin kembali menekankan bahwa kami mengutuk vandalisme. Namun, sepak bola tak boleh berhenti oleh aksi-aksi kekerasan seperti itu karena masih banyak di antara kita yang mencintai olahraga ini,” urai Dominguez seperti dikutip Football5Star.com dari Clarin.

Terlepas dari hal itu, bila ditelaah, hukuman yang dijatuhkan Conmebol kepada Los Millonarios itu terbilang ringan. Bandingkan saja dengan hukuman yang diterima Boca Juniors atas kejadian serupa pada 2015. Saat itu, karena serangan sejumlah suporternya kepada para pemain River Plate, Xeneizes didiskualifikasi, didenda 200 ribu dollar AS, menggelar empat pertandingan kandang tanpa penonton, dan tak boleh membawa suporter dalam empat pertandingan tandang.

Kini, Boca juga merana. Selain tuntutan diskualifikasi River Plate dimentahkan, mereka juga harus membayar biaya administrasi banding sebesar 1.000 dollar AS. Tak hanya itu, meskipun ada kemungkinan mengajukan pengaduan ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), mereka tetap diharuskan menjalani laga leg II final Copa Libertadores yang dipastikan berlangsung di Madrid pada 9 Desember 2018.

Comments
Loading...