Final Copa Libertadores di Madrid Seperti Laga Persahabatan

Football5star.com, Indonesia – Digelarnya leg kedua final Copa Libertadores di Santiago Bernabeu membuat legenda Boca Juniors, Juan Roman Riquelme, kecewa berat. Dirinya pun mengatakan final yang mempertemukan River Plate dengan mantan klubnya bagaikan laga persahabatan.

Riquelme tidak bisa membayangkan laga sepenting final Copa Libertadores harus diangsungkan di luar Argentina. Baginya keputusan memainkan final di markas Real Madrid itu sangat memalukan.

“Ini menjadi keputusan aneh dan memalukan memainkan laga di stadion asing dengan banyak pemain yang belum pernah bermain di Eropa sebelumnya. Tim mana pun yang menikmati pengalaman bermain di stadion seperti Bernabeu akan memiliki peluang terbaik untuk menang,” kata Riquelme seperti dilansir AS, Kamis (6/12/2018).

sportkeeda.com

“Saya akan menyalakan televisi untuk menontonnya pada hari Minggu. Tapi bagi saya rasanya tidak akan sama. Itu tidak seperti final Copa Libertadores, tapi bagaikan pertandingan persahabatan termahal dalam sejarah,” ia menambahkan.

Lebih lanjut, mantan pemain Barcelona ini mengatakan bahwa CONMEBOL selaku pengambil keputusan sudah mencuri laga laga bertajuk Superclassico tersebut dari publik Argentina.

“Superclassico milik kami dan mereka mengambilnya dari kami. Ini pesta publik Argentina karena mempertemukan dua klub terbesar negara ini. Di satu sisi kita harus bangga punya dua tim Argentina di final yang bergengsi, tapi sangat menyedihkan harus dimainkan di benua lain,” sambungnya.

“Rasanya seperti menggelar final Liga Champions antara Real Madrid dan barcelona di Buenos Aires. Anda tidak bisa hanya melakukan final besar di tempat lain seperti ini. Itu tidak sama,” tutup pemain yang pensiun pada 2015 lalu itu.

Comments
Loading...