Infantino: Saya Tak Pernah Memaksa Superclasico Diselenggarakan Tepat Waktu

Football5star.com, Indonesia – Presiden FIFA, Gianni Infantino tak terima dirinya dianggap memaksa Superclasico diselenggarakan tepat waktu. Ia juga menolak anggapan akan memberikan sanksi kepada Boca Juniors bila menolak bermain di Final Copa Libertadores.

Final Copa Libertadores leg kedua harus ditunda dua kali akibat kerusuhan yang terjadi menjelang pertandingan dimulai. Bus tim Xeneizes dirusak oleh suporter River Plate. Kerusuhan itu membuat beberapa pemain Boca terluka parah.

“Saya ingin mengklarifikasi terhadap rumpr buruk yang beredar. Tak mungkin saya meminta pertandingan dimainkan,” ungkap Infantino dikutip Football5star dari La Nacion.

Sebelumnya beredar kabar Infantino mengancam Boca Juniors yang menolak bermain karena kondisi di Stadion Monumental yang belum kondusif. Bagi pemimpin berkebangsaan Italia itu, segala keputusan da di tangan CONMEBOL, bukan FIFA.

“Saya tak pernah mengancam siapapun akan memberikan sanksi ketika permainan (Final Copa Libertadores) tidak berjalan. Setiap keputusan diambil oleh CONMEBOL bukan FIFA,” tambahnya.

boca juniors-final copa libertadores
@SquawkaNews

Presiden River Plate, Rodolfo D’Onofrio sempat berujar bahwa pertandingan River Plate melawan Boca Juniors tetap harus dilanjutkan, meskipun kondisi tengah chaos. Namun D’Onofrio menolak untuk bermain.

“Presiden FIFA (Infantino) berkata di depan saya kepada Daniel Angelici (Presiden Boca Juniors) bahwa pertandingan akan dimainkan pukul 7 malam. Aku berkata kepada Angelici bahwa kami memiliki solidaritas,” ungkapnya dikutip Football5star dari ESPN.

Selasa (27/11), CONMEBOL akan mengadakan rapat untuk menentukan jadwal leg kedua Final Copa Libertadores yang sempat dua kali tertunda.

Comments
Loading...