Boateng: FIFA Gagal Perangi Rasisme

Football5star.com, Indonesia – Penyerang berdarah Jerman-Ghana yang kini memperkuat Sassuolo, Kevin-Prince Boateng mengkritik keras induk sepak bola dunia, FIFA yang tak becus dalam menangani kasus rasisme. Ia bahkan menilai bahwa mereka memilih langkah yang normatif mengatasi masalah itu.

Kevin-Prince Boateng: FIFA Gagal Perangi Rasisme
khyber news

Kevin-Prince Boateng merupakan salah satu pemain yang punya fokus terhadap masalah rasisme. Pasalnya ia pernah menjadi korban dari tindakam tak manusiawi tersebut.

Eks Pemain AC Milan itu menyebutkan bahwa dirinya lebih senang bekerja sama dengan pihak Persatuan Bangsa Bangsa untuk fokus dalam menangani rasisme. Pada 2003 lalu ia diundang untuk mengisi pidato pada konvensi Hak Asasi Manusia di Jenewa.

“Mereka ingin tahu apa yang sedang terjadi. Jika sesuatu telah berubah. Apa yang bisa mereka lakukan,” kritik Kevin-Prince Boateng seperti dikutip Football5star dari ESPN, Jumat (9/11/2018).

“Saya punya tiga atau empat gagasan. Saya taruh di sana. Saya berbicara kepada mereka tentang hal itu. Tetapi pada akhirnya, tidak ada yang terjadi. Tidak ada yang berubah. Hanya slogan pada Liga Champions. ‘Katakan Tidak pada Rasisme.’” Sambungnya.

Lebih lanjut ia menilai bahwa tindakan rasisme saat ini di dunia sepak bola dilakukan secara diam-diam. Tak lagi blak-blakan seperti nyanyian rasisme dan umpatan yang kerap dilakukan beberapa pemain dan suporter tempo lalu.

“Tapi itu masih ada karena jika Anda melihat lima tahun terakhir, banyak hal yang terjadi. Itu sangat mengkhawatirkan karena setelah lima tahun tidak ada yang terjadi, tidak ada yang berubah. Itu menyedihkan,” tukasnya.

Comments
Loading...