Ramos: Kami Hanya Ingin Tinggal di Negara Demokratis

Football5star.com, Indonesia – Kondisi internal di negara Spanyol yang sedang memanas membuat kapten La Furia Roja, Sergio Ramos, angkat bicara. Pemain bertahan Real Madrid itu menyatakan bahwa dirinya dan publik Spanyol lainnya ingin tinggal di negara yang bebas dan demokratis.

Hal itu buntut dari kekacauan situasi kemanan dan politik di negaranya tersebut karena ingin berpisahnya Katalonia dari Spanyol. Ramos juga menyatakan bahwa dirinya tak senang dengan pemberitaan yang memberi citra buruk tentang tanah kelahirannya.

“Sebagai orang Spanyol, kami tidak menyukai citra dunia gambarkan tentang Spanyol. kami semua hanya ingin tinggal di negara yang bebas dan demokratis,” tutur Ramos dikutip dari Mundo Deportivo, Jumat (5/10/2017).

Bek berusia 31 tahun itu juga menyatakan bahwa seharusnya olahraga bisa mempersatukan kedua pihak yang berseteru. Hal itu bisa ia contohkan saat masih bersahabat baik dengan Gerard Pique yang padahal secara terang-terangan mendukung kemerdekaan Katalonia.

“Sebagai kapten, peran saya adalah menjaga keharmonisan tim dengan baik. Olahraga harus mempersatukan dan kami harus menghindari masalah politik, yang mengalihkan perhatian kami,” ungkapnya.

Hal senada sebelumnya juga diutarakan oleh Pelatih Timnas Spanyol, Julen Lopetegui. Ia mengatakan bahwa segala kontroversi tentang Pique harus dihentikan dan fokus menghadapi babak kualifikasi Piala Dunia 2018.

Pasalnya, Spanyol yang kini memuncaki klasemen sementara grup G dengan raihan 22 poin. Laga selanjutnya melawan Albania, Sabtu (7/10/2017), menjadi modal penting menjaga asa tim matador bermain di kompetisi terbesar di dunia.

Comments
Loading...