Isco Disebut Sebagai Anggota Kelompok Jihad karena Memiliki Janggut

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Real Madrid Isco mendapat serangan rasial yang dilakukan oleh seorang wartawan Spanyol yang juga anggota komunitas adu banteng, Alfonso Ussia.

Ussia di Twitter pribadinya menyebut bahwa Isco seperti seorang kelompok jihadis karena memiliki jenggot. “Pria kecil dan aneh dengan janggut kelompok jihad ini tak layak untuk melanjutkan di Real Madrid,” kicau Ussia seperti dikutip Football5star.com dari marca, Kamis (28/5/2020).

“Dia menjadi besar hanya karena anugrah dari Florentino Perez. Tidak masalah apa yang klub tawarakn, menyingkirkannya adalah cara klub untuk bisa menghemat uang,” tambah Ussia.

Virus Corona Tak Halangi Isco Bercumbu dengan Kekasih

Kemarahan wartawan 72 tahun tersebut dipicu unggahan Isco terlebih dahulu. Isco memberikan like postingan seorang raper bernama Rayden. Dalam postingan tersebut, Rayden berbagi foto dirinya menggunakan kaos bertuliskan ACAB.

Akronim dari ACAB sendiri berkonatasi menyerang institusi kepolisian. Dalam postingannya itu juga, Rayden menuliskan caption, ‘Semua Cayetanos adalah bajingan’.

Sekedar informasi, cayetanos adalah kelompok anti pemerintah yang melakuka aksi unjuk rasa di daerah Salamanca, Madrid. Akibat memberikan like pada postingan tersebut, pemain bernama lengkap, Francisco Román Alarcón itu mendapat banyak kritik dan sempat menjadi trending topic di Spanyol.

Sebelumnya, dalam sebuah wawancara dengan media Spanyol, kekasih Isco, Sara Salamo mengumbar ke publik soal hubungan ranjangnya keduanya.

“Kekasih saya dan saya tidak ingin datang ke sini sampai kami dapat mengatakannya sekali dalam sehari,” kata Sara.

Ucapan dari Sara ini pun membuat pemain 28 tahun ini kembali dibanjiri kritik dari banyak pihak.