Ismael Bennacer Dapat Trofi Keliru di Piala Afrika 2019?

Football5Star.com, Indonesia – Prestasi besar ditorehkan Ismael Bennacer pada gelaran Piala Afrika 2019. Selain mengantar timnas Aljazair ke podium juara, dia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik. Namun, ada yang janggal saat dia menerima trofi sebagai pemain terbaik tersebut.

Pada upacara penghormatan, Ismael Bennacer menerima trofi yang ternyata berlabel “Pemain Muda Terbaik Piala Afrika 2019”. Hal itu terlihat jelas dari unggahan AS Arabia. Pemain Empoli yang tengah diincar AC Milan tersebut mengangkat trofi pemain muda terbaik, bukan pemain terbaik.

Berdasarkan rilis Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF), gelar pemain muda terbaik jatuh kepada pemain Senegal, Krepin Diatta. Gelandang Club Brugge itu selalu tampil dalam tujuh laga yang dilakoni timnya. Namun, hanya tiga kali dia tampil sebagai starter. Pada laga final melawan Aljazair, dia baru masuk saat laga memasuki menit ke-59.

Belum jelas betul apa yang sebenarnya terjadi pada trofi yang diterima Ismael Bennacer. Apakah ada kesalahan label ataukah memang CAF salah memberikan trofi. Satu hal yang pasti, kekeliruan tersebut menjadi noda tersendiri pada perhelatan Piala Afrika 2019.

Ismael Bennacer memegang trofi Pemain Muda Terbaik Piala Afrika 2019.
Twitter @as_arabia

Ismael Bennacer tampil apik bagi timnas Aljazair sepanjang Piala Afrika 2019. Meski tak mencetak gol, dia sanggup memberikan tiga assist. Salah satunya pada final melawan Senegal. Berkat umpannya, Bahgdad Bounedjah mampu menjebol gawang lawan.

Berawal dari umpan Ismael Bennacer, Bounedjah melakukan manuver, lalu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola sempat memantul ke kaki Salif Sane dan lantas bergerak secara parabola ke gawang Senegal tanpa mampu dijangkau kiper Alfred Gomis.

Comments
Loading...