Ismed Sofyan Kenang Golnya yang Gemparkan Publik ASEAN

Football5Star.com, Indonesia – Pemain senior Persija Jakarta, Ismed Sofyan, baru-baru ini mengenang gol istimewanya yang sempat gemparkan Asia Tenggara. Hal itu setelah golnya masuk jajaran gol terbaik di Asia Tenggara.

Memperkuat Persija selama 19 tahun dan tak kurang mencatatkan 370 penampilan, Ismed jelas memiliki banyak kenangan. Apalagi, dia tak cuma lihai dalam membuat assist dan menjaga pertahanan, tapi juga mampu mencetak gol.

Nah, ada 2 laga yang menurutnya paling berkesan selama belasan tahun membela panji ibu kota. Laga pertama yang paling dikenangnya adalah laga kandang melawan Persik Kediri, 2007 silam.

Ismed Sofyan jadi salah satu kandidat Pemain Terbaik Piala Indonesia 2018-19 dari Persija Jakarta.

Bermain di hadapan ribuan the Jakmania di Stadion Lebak Bulus, Ismed menciptakan gol spektakuler dari jarak kurang lebih 35 meter. Bahkan gol melawan Persik Kediri tersebut terpilih jadi gol terbaik se-Asia Tenggara pada waktu itu.

“Tahun 2007, tepatnya lawan Persik Kediri, saya bikin gol jarak jauh kurang lebih dari jarak 35 meter. Dan gol itu masuk gol terbaik se-Asia Tenggara. Itu gol yang sangat istimewa bagi saya,” ungkap Ismed Sofyan dalam laman resmi Persija Jakarta.

Kenangan kedua, tentu saat Macan Kemayoran melawan Persib Bandung. Apalagi saat pertemuan terakhir di Bandung pada musim 2018 lalu, Ismed mengaku laga tersebut tekanan luar biasa dari pendukung lawan.

“Paling dikenang ya (lawan) Persib Bandung. Apalagi yang terjadi pada musim 2018, karena mungkin bisa dibilang pertandingan lawan Persib selalu jadi pertandingan yang besar. Kalau di luar negeri ada istilah ‘el classico’ ya kalau di Indonesia mungkin kita ya, laga Persija melawan Persib,” bilang Ismed.

Dari segi pengamanan, dan tekanan yang begitu besar dari pendukung tuan rumah, Ismed mengaku laga melawan Persib selalu berkesan. “Karena sejak awal datang ke Stadion kita harus menggunakan mobil barakuda, begitu juga saat meninggalkan stadion. Itu yang menjadikan kesan tersendiri saat bertandang ke Bandung,” tutup Ismed Sofyan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More