Jadi Musafir, Manajemen Persib Harap Bobotoh Mengerti Keadaan

Football5Star.com, Indonesia – Persib Bandung terpaksa harus menjadi tim musafir untuk menjalani laga kandangnya pada beberapa pertandingan. Hal itu dilakukan setelah mereka tidak bisa bermain di Bandung.

Persib tak mendapat izin untuk bermain di Bandung dari Kepolisian Daerah Jawa Barat. Markas mereka Stadion Si Jalak Harupat tidak bisa dipakai dalam dua pertandingan melawan Persebaya lalu dan melawan Persija Jakarta pada 28 Oktober mendatang. Sejumlah agenda politik serta alasan keamanan menjadi faktor utama mereka tak bisa bermain di rumahnya sendiri.

Sebelumnya, Maung Bandung telah menjalankan laga kandangnya kontra Persebaya Surabaya pada 18 Oktober lalu di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Beruntung, pada laga itu mereka tetap tampil maksimal dengan meraih kemenangan 4-1.

Akan tetapi, mereka harus kembali menjadi musafir atau melakoni laga kandang jauh dari Bandung. Kemungkinan tersebut juga akan terjadi pada saat menjamu Persija Jakarta.

“Sudah jauh sebelumnya memang pihak kepolisian sudah memberi tahu kepada kami. Jadi, kita harus realistis, dalam arti ini kan diburu waktu persiapan tim dan lain-lain,” ujar Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Kuswara S. Taryono, seperti dikutip Football5Star.com dari PRFM News.

Kuswara yang mewakili manajemen Persib pun meminta agar para bobotoh mengerti akan situasi yang terjadi. Termasuk pada saat mereka harus menjadi musafir meski melakoni laga kandang.

“Jadi saya kira mohon bobotoh dengan kebesaran batinnya bisa memahami kondisi itu. Ini kan bukan kemauan Persib, jadi situasionalah, apapun kondisinya kita tidak bisa memaksa, apalagi pertimbangannya keamanan,” tutur Kuswara.

Laga antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta sendiri kemungkinan besar akan diselenggarakan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Kini, wacana itu telah masuk dalam penjajakan kepada beberapa pihak terkait.

Comments
Loading...