Jadi Sasaran Rasisme, Sterling Diperiksa Polisi

Football5Star.com, Indonesia – Raheem Sterling baru-baru ini kembali menjadi sasaran rasisme sesaat setelah melakoni latihan bersama Manchester City. Mengetahui hal tersebut, polisi Manchester pun akan memeriksa sang pemain untuk dimintai keterangan perihal kejadian tersebut.

Menurut keterangan pihak berwajib, seorang pria berumur 29 tahun telah melecehkan Sterling dengan melontarkan kata-kata yang tak pantas. Tidak hanya perkataan rasis, pria tersebut juga sempat mengancam akan membunuh winger City tersebut.

“Rasisme tidak bisa ditoleransi di wilayah Manchester dan tidak ada tempat di kehidupan sosial semua orang. Kami mendengar semua laporan yang datang dan kasus ini sangat serius,” ujar Kepala Detektif Polisi Manchester, Paul Walker, pada BBC, Selasa (19/12/2017).

Hingga berita ini diturunkan, pihak The Citizen belum berkomentar apa pun. Begitupula dengan Sterling yang masih bungkam setelah kejadian tersebut.

zimbio.com

Peristiwa ini dikhawatirkan akan mengganggu performa Sterling di lapangan yang sedang on-fire. Hingga pertengahan Desember, mantan pemain Liverpool ini sudah mengemas 15 gol di semua kompetisi.

Rasisme memang menjadi ancaman tersendiri di sepak bola, mengingat sudah banyak pemain yang mendapat pelecehan serupa. Di sepak bola Inggris, FA memang memiliki peraturan yang ketat terkait masalah ini. Salah satu pemain yang pernah mendapat hukuman berat karena tuduhan rasisme adalah Luis Suarez yang tidak boleh membela Liverpool 10 laga.

Adapun musim ini aksi rasisme setidaknya sudah terjadi dua kali yang melibatkan pemian Premier League. Pertama nyanyian bernada rasis fans Manchester United pada Romelu Lukaku dan perkataan tak senonoh fans West Ham United pada Son Heung-Min.

Comments
Loading...