Jadwal Liga 1 2020 Tergantung Sikap Persebaya

Football5Star.com, Indonesia – PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyebut kalau jadwal Liga 1 2020 masih tergantung dari sikap tiga tim, termasuk Persebaya Surabaya. Mereka sebenarnya sudah ada draft tapi masih tunggu sikap semua tim.

Seperti diketahui masih ada beberapa klub yang belum mengambil sikap terkait kelanjutan Liga 1 2020 Oktober nanti. Persebaya dan Barito Putera disebut-sebut masih belum menentukan ikut atau tidaknya kompetisi ini.

Kondisi tersebut tentu berpengaruh kepada jadwal Liga 1 2020 yang disusun oleh PT LIB selaku operator. Direktur Utama (Dirut) LIB, Akhmad Hadian Lukita, menyebut kalau pihaknya sudah menyampaikan draft jadwal tapi memang belum fix karena tunggu sikap klub lain.

Persebaya Minta PSSI Belajar dari Liga Vietnam yang Lanjut Tapi Ditunda Lagi COVID-19 di Indonesia Tembus 100 Ribu, BNPB Disebut Ragu Izinkan Liga 1 Makan Konate Sempat Terjebak dalam Perang Libia, Kabur Naik Kereta Football5Star.com, Indonesia - Bintang Persebaya Surabaya, Makan Konate, ternyata punya cerita mengerikan dalam karier sepak bolanya. Dia pernah terjebak dalam perang di Libia hingga bingung mau pulang ke Mali. Konate memang sempat memperkuat salah satu Libia, Alakhdhar, pada 2011 sampai 2012. Dia tercatat bermain dalam 12 pertandingan dan itu merupakan klub pertamanya di luar Mali, dan sebelum hijrah berkarier di Indonesia. Walau cuma sebentar, Makan Konate mengalami pengalaman yang tak terlupakan selama di Libia. Dia bahkan melihat dengan mata kepala sendiri orang-orang berperang. Padahal, sebelumnya dia cuma tahu perang melalui film saja. "Ya itu, saya cuma tahu perang lihat dari film atau bagaimana. Tapi ini realitas saya lihat sendiri di Libia. Itu sulit sekali, kaget keluarga kaget juga," ungkap Makan Konate dalam wawancara eksklusif di YouTube Football5Star. https://www.youtube.com/watch?v=8Zkelb0mChw&t Tak sampai di situ, Konate bahkan sempat kesulitan pulang kembali ke Mali karena perang tersebut. Dia dan tiga rekannya sesama pemain asing di Alakhdhar saat itu kebingungan terjebak dalam perang di Libia. "Waktu itu, saya mau pulang juga sulit, Libia masih lockdown belum bisa terbang. Dari kota saya tinggal, sampai Tripoli tak ada pesawat. Klub kasih surat, kita berempat pemain asing, dua Mali satu pantai Gading satu Mozambik," kata Makan Konate. Malahan, Konate akhirnya mencoba pulang dengan menggunakan Kereta dari Benghazi. Dia bersyukur bisa pulang ke Mali dengan selamat meski tak bisa tidur selama perjalanan lantaran dihantui teror perang. "Lalu kita ambil kereta dari Benghazi ke Masri, itu satu malam. Sampai Masri, saya naik pesawat ke Mali. Susah sekali, capek sekali, tak bisa tidur, capek sekali. Alhamdulillah sudah pulang tak ada apa-apa, keluarga juga lega," tutup Makan Konate.

“Kemarin sudah dilihatkan dulu tapi ada empat klub Liga 1 yang belum memberikan daftar kandangnya. Karena itu berpengaruh untuk menentukan jadwal,” ungkap Akhmad Hadian Lukita kepada wartawan.

“Jadi posisinya harus ditentukan di mana dulu. Jangan satu klub nanti away ke sana, nanti balik ke sana. Jadi ada perhintungannya. Kami masih tunggu yang empat tim Liga 1 2020. Persipura sudah isi tempat. Tinggal yang tiga jadi kita tunggu dalam waktu dekat lah,” sambung dia.

Selain soal jadwal, Akhmad jua bicara soal subsidi para klub Liga 1 2020. Memang, beberapa tim sempat protes soal subsidi agar bisa naik minimai Rp 1 miliar. Tapi hal itu tak dikabulkan LIB.

“Subsidi tidak ada perubahan masih sama seperti sebelumya, masih Rp 800 juta. Ada klub yang berharap naik, tapi kita sepakati segitu dulu,” tutup dia.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More