Jadwal Liga 1 Berubah Mendadak, Pemegang Hak Siar yang Pusing

Football5Star.com – Pemegang hak siar, Emtek Grup, berharap kompetisi Liga 1 2020 tak lagi alami penundaan pertandingan. Sebab, hal itu jelas bisa berdampak besar terhadap beberapa stakeholder, khususnya yang sudah bekerja sama.

Liga 1 memang dalam beberapa musim terakhir banyak mengalami penundaan pertandingan. Masalahnya bermacam-macam, mulai dari adanya agenda politik, situasi keamanan negara, hingga tim-tim yang berlaga di level Asia.

Kondisi itu jelas tak boleh diulangi oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator. Pemegang hak siar sendiri harus memutar otak kalau ada pertandingan yang berubah, apalagi pemberitahuannya mendadak.

“Dengan adanya kabar dari Pak Cucu yang akan rapat dengan polisi, kami tentu akan memastikan sudah tetap apa belum suapaya perubahan bisa diminimalisir,” ungkap Direktur Programming SCM, Harsiwi Achmad.

Liga 1 Sering Berubah Mendadak, Pemegang Hak Siar yang Pusing
Indra/F5S

Imbuhnya, “Tapi jadwal itu biasanya ada persetujuan antara LIB dengan boadcast. Kalau ada perubahannya sepekan sebelum laga masih oke, kalau perubahannya beberapa jam, atau beberapa hari sebelumnya itu merepotkan.”

Sebab, ada beberapa hal yang harus diatur ulang dari penjadwalan televisi. Menurutnya tv itu sepanjang 24 jam sudah ada program yang tertata dan sponsor masing-masing. Jadi kalau berubah, mereka jelas akan menambal program itu.

“Kalau menambal programnya singkat kan tak ada pengiklan. Kemudian iklan bola pasti akan minta kompensasi. Misal dari pengiklan maunya di jam primetime. Kalau tak jadi akan protes. Sehingga kalau seperti itu industri akan khawatir,” papar dia.

Dirut LIB, Cucu Hidayat, menjamin kalau semua yang sudah ada dalam draft jadwal sudah dipikirkan masak-masak. Pihaknya jua akan bertemu dengan kepolisian dalam waktu dekat. Hal itu jelas menjadi angin segar buat pemegang hak siar Liga 1.

“Kami akan ada pertemuan dengan Polri karena mereka punya hak keamanan makanya kami ingin komitmen supaya jadwal sinkron. Ternyata tahun ini ada 287 Pilkada. Sehingga mana kota-kota yang ada Pilkada lalu di masa tenang, kami enggak taruh jadwal di sana. Kami jua akan bikin kesepakatan dengan polisi termasuk meningkatkan rasa kepercayaan masyarakat dengan Satgas Antimafia,” ujar Cucu memungkasi.

Comments are closed.