Jalan Perlahan, Mesut Oezil bak Harapkan Standing Ovation

Football5star.com, Indonesia – Legenda Chelsea, Eidur Gudjohnsen, kecam sikap yang ditunjukkan Mesut Oezil saat ditarik keluar oleh Unai Emery pada laga final Liga Europa yang berakhir 4-1 untuk The Blues atas Arsenal, Kamis (30/5/2019) dini hari WIB. Gudjohnsen menilai Mesut Oezil seharusnya berlari cepat keluar lapangan agar waktu tidak banyak terbuang.

Mesut Ozil digantikan oleh pemain muda, Joseph Willock, pada menit ke-78. Eidur Gudjohnsen menyindir Oezil seperti mengharapkan standing ovation dengan berjalan lambat ketika ditarik keluar lapangan pada saat The Gunners telah tertinggal 4-1.

Arsenal membutuhkan kemampuan Oezil untuk lolos ke Liga Champions dengan menjuarai Liga Europa. Akan tetapi, mantan pemain Real Madrid itu gagal menampilkan permainan terbaiknya di laga penting tersebut.

as.com

“Satu hal yang bisa anda katakan kepada saya, jika anda pelatih Arsenal, anda tertinggal 4-1 di final, anda menarik keluar Ozil dan dia berjalan dengan perlahan seperti menunggu tepuk tangan,” ucap Eidur Gudjohnsen dilansir Metro dikutip Football5star.com.

“Maaf, jika itu saya, saya akan sangat malu. Menundukkan kepala dan saya berlari cepat meninggalkan lapangan. Dia pemain hebat, kualitas luar biasa, tetapi sebagai pelatih saya tidak bisa melihat sikap seperti itu dalam tim saya,” lanjutnya.

Unai Emery sebelumnya berhasil memenangkan tiga gelar Liga Europa bersama Sevilla. Sehingga, manajer asal Spanyol itu dikenal spesialis Liga Europa. Tetapi, pada kesempatan kali ini ia gagal mengulangnya bersama Arsenal.

Kekalahan itu menggagalkan Mesut Oezil cs. bermain di Liga Champions musim depan dan terpaksa bermain di Liga Europa untuk ketiga kalinya berturut-turut.

Comments
Loading...