Jan Oblak, Benteng Tangguh Atletico

Lini pertahanan yang tangguh jadi modal Atletico Madrid untuk melaju ke final Liga Champions. Di belakang itu ada benteng tangguh di bawah mistar bernama Jan Oblak.

Atletico memang kalah 1-2 dari Bayern Munich di leg kedua semifinal Liga Champions, Rabu (4/5/2016) dinihari WIB semalam. Meski demikian, hasil itu sudah cukup mengantarkan Los Colchoneros ke final dengan unggul agresivitas gol tandang.

Kemenangan 1-0 di Vicente Calderon sepekan sebelumnya begitu penting untuk kelolosan Atletico ini. Ketidakmampuan Bayern membongkar pertahanan Atletico bisa dibilang jadi alasan tersingkirnya mereka.

Wajar saja demikian karena selain lini pertahanan yang kuat dengan diisi oleh Diego Godin dan Jose Gimenez, Atletico punya benteng tangguh bernama Jan Oblak di bawah mistar.

Di leg kedua dinihari WIB tadi, Oblak memang kebobolan dua gol namun dia membuat total 9 penyelamatan termasuk menepis sepakan penalti Thomas Mueller ketika Bayern dalam posisi unggul 1-0.

Meski harus kebobolan dua gol dan catatan enam clean sheet beruntunnya di seluruh kompetisi terhenti, Oblak tak mempermasalahkannya. Baginya yang penting Atletico lolos ke final.

“Aku tidak senang (kebobolan). Itulah sepak bola. Untungnya, kedudukan saat itu hanya 1-0 dan kami mampu mencetak gol di babak kedua. Kupikir itu yang paling penting,” ucap Oblak seperti dikutip Football Espana.

“Anda menginginkan hasil akhir. Kami kalah tapi kami lolos jadi kami bisa gembira dengan hal ini,” sambungnya.

Clean sheet tidak selalu bisa. Hari ini sangat sulit. Kami tahu Bayern punya para pemain yang menakjubkan dalam menyerang dan sulit mencetak clean sheet. Kami juga butuh mencetak gol jadi pada akhirnya kami tidak membutuhkan clean sheet. Itu yang terpenting,” tandas dia.

Comments
Loading...