Jawaban Ratu Tisha Soal Mangkirnya Lasmi Indaryani

Football5star.com, Indonesia – Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu TIsha Destria, angkat suara soal mangkirnya manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani, dari pemanggilan yang dilakukan Komisi Disiplin PSSI beberapa waktu lalu.

Seperti yang diketahui, Lasmi sebelumnya menolak pemanggilan PSSI beberapa waktu lalu. Ia beralasan bahwa surat pemanggilan PSSI hanya ditandatangani oleh sekjen dan tidak ditembuskan kepada Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi.

Lasmi Indriyani - PSSI - Persibara Banjarnegara - Football5star
@BolaBanget

Terkait alasan tersebut, Ratu Tisha menyerahkan sepenuhnya kepada komite disiplin. “PSSI terdiri dari empat badan, yaitu badan legislatif mewakili kongres, badan eksekutif diwakili komite eksekutif, badan administratif diwakili kesekretariatan jenderal, dan ada badan independen, yaitu badan yudisial,” ujarnya kepada awak media di gedung Ombudsman, Jumat (28/12/2018).

“Jadi apa pun itu yang terkait di badan independen yudisial secara trengeneral tidak ada wewenang untuk hal itu. Jadi pertanyaan itu hanya bisa dijawab oleh komite disiplin,” ia menambahkan.

Adapun alasan PSSI memanggil Lasmi Indaryani untuk dimintai keterangan terkait laporannya di acara Mata Najwa soal kasus match fixing yang melibatkan beberapa anggota exco PSSI. Dalam kesempatan itu ia menyebut beberapa nama seperti Johar Lin Eng, Papay Yunisal, mantan komite wasit, Priyanto, dan anggota komdis, Dwi Irianto atau Mbah Putih.

Atas laporan manajer Persibara tersebut, PSSI sudah menetapkan Johar, Mbah Putih, Priyanto, serta perantara bernama Anik sebagai tersangka.

Comments
Loading...