Jejak Pemain Palestina di Sepak Bola Indonesia

Football5star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya sukses mendapatkan pemain kelahiran Swedia berdarah Palestina Mahmoud Eid untuk mengarungi Liga 1 2020.

Mahmoud sendiri merupakan pemain berpengalaman. Dia musim lalu memperkuat klub di kasta tertinggi Swedia, Kalmar. Kabarnya Persebaya mengikatnya selama semusim.

persebaya.id

Pemain berposisi gelandang serang ini diyakini bakal membuat daya gedor tim berjuluk Bajul Ijo cukup membahayakan di Liga 1 2020. Selama bermain bersama Kalmar sendiri, Eid yang baru berusia 26 tahun telah melakoni 36 penampilan dan mencetak 3 gol.

Dikutip Football5star.com dari svenskfotboll, Kamis (9/1/2020) terbilang pemain yang cukup cepat beradaptasi saat jadi pemain anyar di satu klub. Pada musim panas 2016, saat baru direkrut oleh Kalmar, ia langsung mencetak gol di laga debutnya.

Sayangnya karier Eid di Kalmar alami perubahan di musim ketiga. Saat pelatih Kalmar diganti, posisi Eid tergurur dan harus menjadi pemain pinjaman di klub kasta kedua Liga Swedia, Mjøndalen dan GAIS.

Menarik memang untuk ditunggu sepak terjang Eid di Liga 1 2020. Pasalnya jika bicara statistik, Eid yang melakoni 151 caps di Liga Swedia mampu menorehkan 42 gol dan 24 assist. Sedangkan untuk level timnas, ia telah mencatatkan 18 caps bersama Palestina dan mencetak satu gol saat melawan Vietnam pada 2014 lalu.

antaranews

Eid sendiri merupakan pemain ketiga dari Palestina yang berkarier di Liga Indonesia. Pemain Palestina yang pertama berkarier di Liga Indonesia tercatat atas nama Patricio Avecedo. Meski berkewarganegaraan Chile, Avecedo yang berposisi sebagai gelandang ini berdarah Palestina.

Avecedo pertama datang ke Indonesia pada 2002 dan membela PSMS Medan. Ia membela tim Ayam Kinatan itu hingga 2004 dan hijrah ke Kelantan FA. Pada 2006, Avecedo berkarier di Semen Padang. Pada 2009, ia memutuskan pensiun dan melanjutkan karier sebagai seorang model dan penyanyi.

Setelah Avecedo, ada pemain Palestina kedua yang berkarier di Indonesia adalah Jonathan Cantillana yang membela PSIS Semarang. Pemain berusia 27 tahun ini sendiri baru saja mendapat perpanjangan kontrak dari Tim Laskar Mahesa Jenar.

Ia mendapat perpanjangan kontrak selama dua musim ke depan atau hingga 2021. Pemain asal Chile berpaspor Palestina ini merupakan gelandang andalan PSIS pada putaran kedua Liga 1 2019. Jonathan Cantillana kala itu mengoleksi tiga gol dan tiga assist.

Lowongan kerja reporter Football5Star 2020
Comments
Loading...