Jelang Le Classique, Thomas Tuchel Sindir Dimitri Payet

Football5Star.com, Indonesia – Sebuah sindiran pedas dilontarkan Thomas Tuchel jelang laga Le Classique antara Paris Saint-Germain dan Olympique Marseille. Pelatih PSG itu menyinggung sukacita Dimitri Payet saat Les Parisiens kalah 0-1 dari Bayern Munich pada final Liga Champions.

Begitu tim asuhan Tuchel dipastikan gagal juara Liga Champions, Payet mengunggah olok-olok bagi Les Parisiens. Dia menggunggah video pendek yang menunjukkan kostum berlogo PSG, lalu muncul jari telunjuk yang digoyang-goyang. Selanjutnya, kostum PSG digeser dan terlihat kostum berlogo Marseille.

Pada unggahannya itu, Payet juga menyertakan tulisan pendek. “Satu sejarah, satu klub Olympique Marseille, satu kota Marseille,” tulis eks pemain West Ham United itu seperti dikutip Football5Star.com dari akun Twitter-nya.

Olok-olok Payet tersebut kembali muncul ke permukaan jelang Le Classique. Jurnalis menanyakan hal itu kepada Tuchel. Jawaban pelatih asal Jerman tersebut ternyata sangat menohok.

“Mereka sebelumnya merayakan kekalahan kami dari Manchester United. Sangat jelas mereka akan merayakan kekalahan kami di final. Itu bukan sesuatu yang baru,” kata Tuchel seperti dikutip Sport24.

Tuchel Sebut Marseille Pecundang

Tuchel lebih lanjut melontarkan sebuah sindiran. Secara implisit, dia menyebut Les Phoceens sebagai pecundang. “Saya sama sekali tak tertarik pada hal itu. Jika Anda merayakan kekalahan tim lain, itu artinya Anda tak punya sesuatu untuk dirayakan,” ucap dia seraya tersenyum.

Dimitri Payet dan Olympique Marseille hanya jadi runner-up Liga Europa 2015-16.
stadiumastro.com

Ucapan Tuchel sangat menohok bagi Marseille. Pasalnya, Les Phoceens tak meraih satu pun trofi selama hampir satu dekade terakhir. Trofi terakhir yang diraih klub itu adalah Coupe de la Ligue pada 2011-12. Setelah itu, mereka hanya jadi pecundang, tiga kali runner-up Ligue 1, sekali runner-up Coupe de France, dan sekali runner-up Liga Europa.

Sikap serupa Thomas Tuchel juga ditunjukkan bek Presnel Kimpembe. Dia menilai provokasi dalam bingkai rivalitas PSG dan Marseille yang dilontarkan Dimitri Payet tak punya arti apa-apa.

“Kami tak perlu lebih termotivasi oleh hal itu. Kami tahu arti penting pertandingan seperti ini. kami akan siap dan kuharap mereka juga akan begitu,” ucap bek andalan Thomas Tuchel di PSG itu seperti dikutip Football365.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More