Jelang Liga 1 2020: Bali United Melawan Mitos

Football5star.com, Indonesia – Bali United punya tantangan berat di musim 2020. Mereka memiliki status juara bertahan, hal yang kerap menjadi sindrom negatif untuk tim di Indonesia.

Serdadu Tridatu harus pintar menata konsistensi mereka musim ini, sekaligus melawan mitos bahwa juara bertahan selalu tampil berantakan pada musim berikutnya.

Misi Bali United mempertahankan trofi Liga 1 memang rumit. Serdadu Tridatu harus membagi konsentrasi ke Piala AFC 2020, yang penyelenggaraanya beriringan dengan kompetisi domestik.

Pengalaman Stefano Cugurra Teco meracik tim untuk banyak turnamen bakal bermanfaat begitu besar bagi tim ini. Pelatih berdarah Brasil itu pernah menangani Persija Jakarta pada empat kejuaraan sekaligus pada 2018, Liga 1, Piala Presiden, Piala AFC, dan Piala Indonesia.

Superioritas mengerikan Bali United pada musim lalu diperkirakan tak akan terulang pada musim ini. Di Liga 1 2019, Gunawan Dwi Cahyo dan kawan-kawan telah mengunci titel gelar pada pekan ke-30.

Sementara musim ini para pesaing terus berbenah untuk merebut tahta Bali United. Untuk itu, finis di peringkat tiga besar boleh dikatakan sebagai target ideal bagi Serdadu Tridatu.

PELATIH: STEFANO CUGURRA TECO
Piala AFC - Bali United - Teco - @baliunitedfc

Sosok yang akrab disapa Teco ini terus membuktikan diri bahwa ia memang sosok bertangan dingin. Teco meraih gelar pelatih terbaik Liga 1 dua musim beruntun, dan menggondol trofi kompetisi dua musim beruntun, dengan dua tim berbeda.

Satu hal yang perlu dibuktikan Teco musim ini sebenarnya adalah, bagaimana membawa tim Indonesia berbicara lebih di kompetisi Asia. Ia juga melakukan perekrutan pemain yang rasanya tak berlebihan, dan sesuai kebutuhan tim musim ini.

PEMAIN KUNCI: ILIJA SPASOJEVIC
Ilija Spasojevic yakin Bali United kalahkan Than Quang Ninh pada laga pertama fase grup AFC Cup 2020.

Spasojevic melewati tahun 2019 yang manis dan pahit. Ia harus kehilangan istri tercinta di pertengahan kompetisi. Namun, bomber berdarah Montenegro ini memperlihatkan jiwa profesional dan terus membantu Bali United meraih tangga juara dengan gol-golnya.

Musim depan ia bakal tetap jadi andalan utama Bali United di lini serang.

TRANSFER MUSIM INI

TRANSFER MASUK: Hariono, Rian Firmansyah, Gavin Kwan Adsit, Lerby Eliandry, Nadeo Argawinata

TRANSFER KELUAR: Sutanto Tan, Irfan Bachdim, Ahmad Agung, Dallen Doke, Mochammad Dicky, Putu Pager

SKUAT LENGKAP

Kiper: Wawan Hendrawan, Nadeo Argawinata, Samuel Reimas, Rakasurya Handika

Belakang: Willian Pacheco, Leonard Tupamahu, Gunawan Dwi Cahyo, Haudi Abdillah, Dias Angga Putra, I Made Andhika Wijaya, Ricky Fajrin, Anan Lestaluhu, Michael Orah, Gavin Kwan Adsit

Tengah: Brwa Nouri, Fadil Sausu, M. Taufiq, Kadek Agung Putra, Arapenta Poerba, Sidik Saimima, Hariono, Paulo Sergio, Stefano Lilipaly

Depan: Ilija Spasojevic, Melvin Platje, Lerby Eliandry, Rahmat, Yabes Roni, Fahmi Al-Ayyubi, Rian Firmansyah

PRAKIRAAN TIM UTAMA

Formasi: 4-4-2
Wawan Hendrawan
Willian Pacheco, Ricky Fajrin, Gavin Kwan Adsit, Ricky Fajrin
Paulo Sergio, Stefano Lilipaly, Fadil Sausu, M. Taufiq
Ilija Spasojevic, Melvin Platje