Jelang Liga 1 2020: Balik ke Semarang, PSIS Kembali Menjalin Asa

Football5star.com, Indonesia – PSIS Semarang hampir dipastikan akan kembali bermarkas di Semarang pada kompetisi Liga 1 musim 2020 mendatang. Kembalinya Laskar Mahesa Jenar ke Semarang pun dibarengi dengan harapan yang cukup besar.

Di kompetisi musim 2019 lalu, PSIS lebih banyak berkutat di papan tengah dan papan bawah. Tangan dingin Jafri Sastra pun tak mampu membuat PSIS banyak berkutik dari lawan-lawannya.

Pada akhirnya, manajemen klub memutuskan untuk memecat Jafri Sastra dan menunjuk Bambang Nurdiansyah sebagai caretaker hingga akhir musim. Di bawah asuhan Banur, PSIS masih tetap kesulitan untuk tampil konsisten dan harus puas mengakhiri musim di posisi 14 klasemen.

Catatan kurang maksimal itu pun membuat Laskar Mahesa Jenar langsung melakukan berbagai perbaikan. Salah satunya adalah penunjukkan Dragan Djukanovic sebagai pelatih anyar pada awal Januari lalu.

Tak hanya menunjuk Djukanovic, PSIS juga memilih Stadion Citarum, Semarang, sebagai merkas mereka untuk kompetisi tahun depan. Kedua faktor itu tentu diharapkan akan bisa membawa Septian David Maulana cs tampil apik di kompetisi tahun 2020 mendatang.

Dari sektor pemain, Laskar Mahesa Jenar juga sukses mempertahankan beberapa nama kunci. Sejumlah nama yang sukses dipertahankan antara lain ialah Bruno Silva, Wallace Costa, Jonathan Cantillana, Hari Nur Yulianto, serta Jandia Eka Putra.

PELATIH: DRAGAN DJUKANOVIC
PSIS Semarang - Liga 1 2020 - Dragan Djukanovic - @psisfcofficial
instagram.com/psisfcofficial

PSIS resmi menunjuk Dragan Djukanovic sebagai pelatih kepala untuk Liga 1 musim 2020. Sebelum ditunjuk sebagai pelatih kepala, Djukanovic sempat mengemban jabatan sebagai direktur teknik.

Djukanovic bukanlah sosok yang asing di dunia sepak bola Indonesia. Pria asal Serbia itu sempat ditunjuk sebagai pelatih kepala Borneo FC pada tahun 2016 lalu.

Selama satu tahun melatih Borneo FC, Djukanovic memiliki rekor yang cukup baik. Ia sukses mengantar Pesut Etam meraih 10 kemenangan, lima imbang, dan sembilan kekalahan dari 24 laga.

Bersama PSIS musim depan, Djukanovic sudah ditunggu tugas berat. Ia dituntut untuk membawa klub kebanggaan warga Semarang bisa bersaing di papan atas. Apalagi di Liga 1 2019 lalu mereka harus berjuang untuk menghindari degradasi.

PEMAIN KUNCI: BRUNO SILVA
PSIS Semarang - Liga 1 2020 - Bruno Silva - @psisfcofficial
instagram.com/psisfcofficial

Setelah gagal meraih kesuksesan di Arab Saudi, Bruno Silva memutuskan untuk kembali membela PSIS pada pertengahan 2019 lalu. Pemain asal Brasil itu juga akan kembali menjadi andalan Mahesa Jenar pada musim 2020 mendatang.

Bruno Silva pertama kali datang ke Indonesia pada tahun 2018 lalu. Selama berkarier di Indonesia, Bruno sukses menasbihkan diri sebagai salah satu penyerang paling berbahaya di Liga 1.

Predikat tersebut didaapatkan Bruno setelah berhasil mencetak 20 gol dan 14 assist dari 45 penampilannya bersama PSIS. Sumbangsih gol dari Bruno menjadi salah satu alasan PSIS bisa bertahan di Liga 1 dalam dua musim terakhir.

Kini, pemain 28 tahun itu kembali diharapkan sebagai pahlawan PSIS. Kerja samanya dengan Hari Nur Yulianto di lini depan pun akan menjadi kunci keberhasilan Mahesa Jenar musim depan.

TRANSFER MUSIM INI

TRANSFER MASUK: Tegar Pribadi (Persitema Temanggung), Fandi Eko Utomo (Persebaya Surabaya), Abanda Rahman (Kalteng Putra), Wahyu Prasetyo (Cilegon United), Alfreandra Dewangga, Flavio Beck Junior (Semen Padang)

TRANSFER KELUAR: Bayu Nugroho (Persebaya Surabaya), Ganjar Mukti (Arema FC), Patrick Mota (Treze FC), Claudir (H. Ramat Gan),

SKUAT LENGKAP

Kiper: 1-Joko Ribowo, 30-Jandia Eka Putra, 66-Endang Subrata, 99-Muhamad Fadil

Belakang: 2-Riyan Ardiansyah, 3-Soni Setiawan, 4-Wallace Costa, 5-Tegar Pribadi, 13-Fauzan Fajri, 15-Frendi Saputra, 17-Rio Saputro, 19-Alfeandra Dewangga, 21-Abanda Rahman, 26-Aqsha Saniskara, 27-Safruddin Tahar, 46-Fredyan Wahyu, 93-Akbar Riansyah 98-Wahyu Prasetyo,

Tengah: 6-Tegar Infantrie, 7-Muhammad Yunus, 14-Jonathan Cantillana, 16-Finky Pasamba, 44-Eka Febri Setiawan, 79-Fandi Eko Utomo

Depan: 10-Komarudin, 22-Hari Nur Yulianto, 29-Septian David Maulana, 77-Andreas Ado, 87-Flavio Beck Junior, 91-Bruno Silva

PRAKIRAAN TIM UTAMA

Formasi 4-3-3:
Jandia Eka Putra
Safrudin Tahar, Wallace Costa, Alfeandra Dewangga, Fredyan Wahyu
Fandi Eko Utomo, Tegar Infantrie, Septian David Maulana
Hari Nur Yulianto, Bruno Silva, Flavio Beck