Jelang Liga 1 2020: Persik Tak Ingin Numpang Lewat

Football5Star.com, Indonesia – Berstatus sebagai tim promosi, Persik tentu tak ingin hanya numpang lewat di kompetisi Liga 1 2020. Dua tahun berkompetisi di Liga 3 dan Liga 2 tentut tak mau terbuang percuma begitu bermain di kasta tertinggi.

Di awal, Persik memang dianggap terlalu lamban dalam urusan perekrutan pemain. Bahkan untuk pelatih, tim Macan Putih ini baru terbuka ke publik pada awal Januari lalu. Mantan asisten pelatih Arema FC, Joko Susilo ditunjuk jadi nakhoda baru gantikan Budiarjo Thalib.

Manajemen Persik menyebut penunjukan ‘Getuk ‘ karena ia memiliki visi dan misi yang sama. Paparan Joko Susilo dianggap manajemen Macan Putih mampu mengarungi kompetisi Liga 1 2020.

“Kami pengurus memiliki visi yang sama, memiliki tujuan yang sama bahwa kami perlu talenta muda,” kata Manajer Persik Beny Kurniawan, Januari lalu.

Joko Susilo sendiri menganggap penunjukkan dirinya sebagai pelatih Persik sebagai amanah yang harus dijaga. Mantan striker Niac Mitra itu tak ingin muluk-muluk memberikan janji kepada suporter dan manajemen. Ia hanya ingin melaksanakan tanggung jawab sebagai pelatih dengan memberikan hasil terbaik.

Faktanya, Joko Susilo di sesi pra musim ini mampu memberikan hal itu. Setikdanya jika menilik dari perjalanan Persik di kompetisi Piala Gubernur Jatim 2020. Pada pertandingan terakhir babak grup A, Persik mampu kalahkan tim yang secara komposisi pemain lebih bagus, Bhayangkara FC.

Skor 3-0 di Stadion Bangkalan pada Jumat (14/2) lalu jadi tolak ukur yang cukup bagus. Meski di dua laga sebelumnya, Faris Aditama dkk tidak meraih hasil maksimal melawan Persebaya dan Madura United.

Hasil di Piala Gubernur Jatim 2020 memang tak bisa jadi ukuran paling pas memprediksi perjalanan Persik di Liga 1 2020. Namun, Joko Susilo memiliki gambaran kerangka tim yang bisa ia mainkan di pertandingan Liga 1.

PELATIH: JOKO SUSILO
Joko Susilo
instagram.com/js.jokosusilo

Persik jadi tim kedua yang dilatih Joko Susilo sebagai pelatih kepala. Sebelumnya Joko Susilo identik tim Jawa Timur lainnya, Arema FC. Menjadi pemain, asisten pelatih, hingga pelatih kepala.

Rekam jejaknya sebagai seorang pemain memang tak perlu diragukan. Ia tercatat pernah membela tim-tim besar Liga Indonesia, mulai dari Arema Malang, PSM Makassar hingga Niac Mitra. Gantung sepatu sebagai pemain pada 2003, Joko Susilo habiskan waktunya dengan berguru ilmu kepelatihan.

Tidak mengherankan jika ia dianggap sebagai salah satu pelatih muda yang memiliki kecerdasasan dalam urusan taktikal. Rekam jejaknya sebagai asisten pelatih dan pelatih kepala di Arema FC bisa jadi modal kuat pria kelahiran Cepu ini membawa Persik bertahan di Liga 1 2020.

PEMAIN KUNCI: FARIS ADITAMA
Faris Aditama
instagram.com/hudaminhajur

Sosok kapten sekaligus putra asli Kediri, Faris Aditama tak bisa dilepaskan dari perjalanan Persik hingga bisa berkompetisi di kasta tertinggi Liga Indonesia.

Pemain berposisi sebagai gelandang sayap ini sudah bermain bersama Macan Putih sejak 2010. Ia juga memulai karier sepak bola di tim U-21 Persik pada medio 2007 lalu.

Kehadiran Faris di lini tengah Persik akan membuat pemain baru dan lama lebih bisa bekerja sama secara tim. Ia memiliki karisma yang mampu membuat keseimbangan di dalam tim.

TRANSFER MUSIM INI

TRANSFER MASUK: Antony Putro Nugroho (PSS), Munhar (PSM), Dany Saputra (Persija), Vava Mario Zagallo (Tira Persikabo), Dimas Galih (Kalteng Putra), Andri Ibo (Barito Putera), Paulo Sitanggang (Barito Putera), Sackie Teah Doe, Ronaldo Robener Wanma (Persipura), Jordan Zamorano (PSS U20), Reksa Maulana, dan Arif Setiawan, Gaspar Vega (Argentina) dan Patrick Bordon (Slovenia). Hanya Ante Bakmaz (Australia)
TRANSFER KELUAR: Dodi Alekvan Djin

SKUAT LENGKAP

Kiper: Junaidi Bachtiar, Fajar Setya Jaya, Dimas Galih
Belakang: Yusuf Meilana, Ibraham Sanjaya, Andri Ibo, Arif Setiawan, Dany Saputra, Vava Mario Yagalo, Munhar, Ante Bakmaz, Fode Kuffour Camara
Tengah: Bayu Otto, Faris Aditama, Eka Sama, Adi Eko Jayanto, Galih Akbar Febrian, Antoni Putro Nugroho, Reksa Maulana, Jordan Zamorano, Sackie Teah Doe, Paulo Sitanggang, Gaspar Ignacio Vega
Depan: Septian Bagaskara, Ronaldo Robener Wanma, Patrik Bordon

PRAKIRAAN TIM UTAMA

Formasi: 4-2-3-1
Junaidi Bachtiar
Andri Ibo, Ante Bakmaz, Munhar, Ibrahim Sanjaya
Dany Saputra, Ady Eko Jayanto, Eka Prasetya. Galih Akbar, Faris Aditama
Ronaldo Wanma