Jelang Liga 1 2020: Striker Asing Mendominasi Gelar Top Skorer

Football5Star.com, Indonesia – Kick off Liga 1 2020 tinggal hitungan hari. Tim peserta sudah merampungkan sejumlah persiapan akhir untuk mengarungi satu musim kompetisi, utamanya soal pembelian pemain untuk memperkuat komposisi dan kedalaman skuat.

Salah satu yang jadi fokus tim-tim peserta Liga 1 2020 ialah mendatangkan atau mempertahankan para pemain depan sebagai juru gedor di musim ini. Persija misalnya di Desember tahun lalu langsung mengingkat kontrak 3 tahun kepada Marko Simic.

Tim Macan Kemayoran tentu saja tak ingin top skorer Liga 1 2019 hijrah ke tim lain di tahun ini. Sementar tim-tim lain juga berusaha untuk datangkan bomber kelas wahid agar bisa menjadi peneror lini belakang tim lawan.

Bhayangkara FC misalnya sukses merekrut bomber asal Chad, Ezechiel N’douassel dari Persib. Pemain yang sudah dua setengah musim membela Maung Bandung tercatat menorehkan 36 gol untuk tim kebanggaan masyarakat Jawa Barat.

Tim lain pun tak mau kalah, Barito Putera sukses mendaratkan mantan top skorer Liga 1 2018, Aleksandar Rakic dari Tira Persikabo. Bergabungnya Rakic tentu saja membuat tim berjuluk Laskar Antasari bakal disegani oleh lini belakang tim lain di Liga 1 2020.

Para striker impor ini tentu saja memiliki kans besar untuk menjadi top skorer di Liga 1 2020. Namun pertanyaannya kemudian, apakah striker lokal kita mampu bersaing untuk bisa menyabet gelar top skorer di Liga Indonesia?

Faktanya, striker lokal yang terakhir mampu menyabet gelar ini adalah Boaz Solossa bersama Persipura di era Liga Super Indonesia 2013. Torehan 25 gol Boaz tak terkejak oleh striker lain. Setelah Boaz, nama striker asing yang selalu mejeng menyabet gelar top skorer Liga Indonesia.

LOKAL VS IMPOR
Ferdinand Sinaga
dailyphotopsm

Dalam tiga tahun ke belakang penyelenggaraan Liga Indonesia, striker impor selalu sukses menyabet gelar ini. Pada 2017, striker Bali United, Sylvano Comvalius berhasil meraih gelar ini.

Torehan 37 gol striker Belanda ini tak terkejar oleh pemain lain. Bahkan striker lokal hanya menduduki peringkat empat dan lima daftar pencetak gol terbanyak Liga 1 2017. Samsul Arif dengan 17 gol di peringkat ke-4 dan Lerby Eliandry dengan 16 gol di posisi selanjutnya.

Setahun kemudian, giliran striker asal Serbia, Aleksander Rakic yang berhasil menjadi raja gol. Tambahan dua gol Rakic di pekan terakhir Liga 1 2018 membuatnya menyalip posisi David da Silva dari Persebaya.

Rakic saat itu jadi peraih gelar top skorer dengan koleksi 21 gol, diikuti David da Silva dengan 20 gol, Marko Simic 18 gol. Samsul Arif yang sempat berada di peringkat ke-4, di tahun ini menurun torehan golnya. Dari 17 gol di 2017, ia hanya mampu mencetak 14 gol di Liga 1 2018.

Sedangkan di tahun lalu, ada nama pemain Indonesia di daftar pencetak gol. Namun sayangnya keduanya adalah pemain naturalisasi. Beto Goncalves dengan torehan 18 gol dan Iija Spasojevic dengan 16 gol. Ke mana striker lokal kita?

Tak berlebihan jika kita mengatakan striker lokal dalam kepungan pemain asing. Tentu ada alasan kuat dari pelatih di Liga 1 lebih mempercayakan kepada striker impor.

Salah satunya soal bagaimana komposisi pemain belakang di Liga 1 yang juga mayoritas ialah bek berpostur tinggi besar. Akan terlalu beresiko bagi pelatih jika mempercayakan ujung tombak kepada striker lokal untuk berduel dengan bek impor.

Pemain lokal lebih banyak bakal di-plot sebagai penopang di sisi sayap. Seperti yang dilakukan Riko Simanjuntak dengan Marko Simic di Persija. Lantas seberapa besar peluang pemain lokal untuk mendominasi para striker impor dari daftar top skorer Liga 1 2020?

Peluang tentu ada asalkan para striker lokal ini mendapat kepercayaan lebih sebagai starting line up di tiap pekan. Kemampuan striker lokal pada dasarnya tak terlalu jauh berbeda dengan striker impor.

Nama-nama seperti Ferdinand Sinaga, Irfan Jaya, Lerby Eliandry masih memiliki kans untuk meraih gelar top skorer di Liga 1 2020. Ferdinand Sinaga bersama PSM misalnya.

Hengkangnya sejumlah pemain kunci di PSM membuat Ferdinand berpeluang menjadi andalan di lini depan Juku Eja. Apalagi ia sudah membuktikan hal itu saat PSM meraih kemenangan 3-1 atas Shan United. Di laga sebelumnya ia juga torehkan hat-trick saat PSM kalahkan wakil Timor Leste, Lalenok United di play off Piala AFC 2020.

MARKO SIMIC VS ALEX GONCALVES
Jelang Liga 1 2020, Berharap Skuat Bintang Persija Tak Antiklimaks
Ervan Satrio/F5S

Peta persaingan gelar top skorer Liga 1 2020 menurut prediksi Football5star.com akan diperebutkan oleh dua striker impor, Marko Simic vs Alex Goncalves.

Marko Simic di Persija musim ini akan sangat bahagia. Tentu saja hal ini karena tim Macan Kemayoran memiliki kedalaman skuat yang sangat bagus. Persija di Liga 1 2020 adalah The Dream Team.

Aliran bola di lini tengah akan semakin bervariasi dengan masuknya Evan Dimas. Hal ini tentu saja membuat Simic bakal lebih sering mendapat umpan enak yang bisa membuatnya keranjingan untuk membobol gawang lawan di Liga 1 2020.

Sedangkan Alex Goncalves yang bergabung ke Tira Persikabo juga memiliki kans untuk menggeser posisi Simic. Torehan 17 gol bersama Persela di musim lalu tentu ingin dilewati oleh pemain asal Brasil ini.

Meski berstatus pemain anyar, Goncalves diprediksi akan lebih mudah beradaptasi dengan startegi dari Igor Kriushenko. Apalagi, Tira Persikabo musim ini memiliki komposisi tim yang tidak lagi timpang seperti musim lalu.

Pemain-pemain di sektor tengah seperti Arthur Bonai, Manahati Lestusen, Hendra Adi Bayauw serta Petteri Pennanen bisa membuat Goncalves mendapat servis enak di lini depan. Namun, jika Goncalves tergelincir di pekan-pekan awal dengan tidak mencetak gol bukan tidak mungkin posisi di tempat utama digantikan oleh Ciro Alves ataupun Silvio Escobar.