Jenis Pelanggaran Sama, Hukuman untuk Bali United Berbeda dari Persija

Football5star.com, Indonesia – Komite Displin (Komdis) PSSI merilis hasil keputusan sidang Selasa 7 Januari 2020 terkait pelanggaran sejumlah klub, pemain, serta ofisial klub di perhelatan Liga 1 2019. Sejumlah klub besar seperti Persija dan Persib disanksi denda ratusan juta oleh Komdis PSSI.

Persib, Persija, PSM Makassar, PSIS Semarang PS TIRA Persikabo hingga Arema FC seperti dikutip Football5star.com dari halaman resmi PSSI, Sabtu (11/1/2020) didenda Rp 200 juta akibat pelanggaran penyalaan flare di dalam stadion. Yang menarik, sanksi berbeda diterima juara Liga 1 2019 Bali United.

Persija Jakarta - Arema FC - Milomir Seslija - Ilhamsins
Ilhamsins

Sama-sama melakukan pelanggaran berupa penyalaan flare di dalam stadion. Bali United hanya mendapat denda sebesar Rp 100 juta. Hukuman berbeda juga diterima Barito Putera dengan jenis pelanggaran sama dan didenda Rp 50 juta. Denda sama juga diterima Semen Padang di kasus yang sama.

Yang juga menarik hukuman untuk Persipura Jayapura. Tim besutan Jacksen F Tiago itu melakukan pelanggaran yakni mengucapkan kalimat yang tidak patut kepada wasit di laga melawan Borneo FC pada 22 Desember lalu. Namun tak disebutkan siapa yang melakukan tindakan pelanggaran tersebut.

Sidang Komdis PSSI juga menghukum Mardianto, ofisial Perseru Badak Lampung yang melanggar fair play di laga melawan Persebaya pada 21 Desember 2019. Ia dihukum larangan masuk ke ruang ganti dan bangku cadangan sebanyak 1 pertandingan.

Sementara untuk pemain, Komdis PSSI menghukum Flavio Beck Junior dengan hukuman larangan satu pertandingan di Liga 1 2020 akibat tindakan melanggar fair play di laga melawan PSIS Semarang.

Comments are closed.