JJ Rizal: Banyak Sejarah Persija Dilupakan Begitu Saja

Football5star.com, Indonesia – Sejarawan Jakarta, JJ Rizal, menyebut pemerintah saat ini kurang memahami nilai sejarah. Termasuk soal identitas Persija Jakarta, klub sepak bola kebanggaan ibu kota, yang sejarahnya belum banyak diketahui.

Penggusuran Stadion Menteng pada 2006 jadi salah satu bentuk nyata dari kurang dihargainya sejarah Persija. Padahal, zaman dahulu kala, keberadaan tim yang kini berjuluk Macan Kemayoran tersebut, sangat didukung oleh pemerintah.

“Bung Karno memindahkan kandang Persija dari Lapangan IKADA ke Lapangan Viosveld yang dulunya jadi lambang supremasi sepak bola kolonial. Artinya, ada simbolisasi sejarah yang dilakukan Bung Karno. Beliau ingin mengubah wajah Jakarta dari kota kolonial, ke wajah baru yang kental dengan semangat kebangsaan,” tutur JJ Rizal saat diskusi di Balai Kota, pada Kamis (15/3) sore.

“Sejak lama, Persija lebih dari sekedar kelompok sepak bola. Tapi juga menjadi arsenal politik kebangsaan. Merujuk berdirinya hanya selang sebulan sejak Kongres Pemuda. Bahkan, MH Thamrin sampai menyumbang 2000 gulden demi VIJ punya lapangan,” katanya menambahkan.

Rizal pun menyayangkan kurangnya perhatian akan sejarah oleh generasi sekarang. Ia menyebut ada api yang padam dan krisis identitas sehingga banyak dari sejarah, dilupakan begitu saja.

“Kalau sekarang ini, kita yang durhaka.  Ada krisis identitas yang terjadi pada generasi sekarang, dan oleh pemerintah. Warna identitas yang seharusnya merah, diganti menjadi oranye. Padahal, dulu para petinggin rela menyumbang uang banyak demi sepak bola, sekarang justru sebaliknya,” tutup JJ Rizal.

Comments
Loading...