Joan Laporta Tuding Barcelona Telah Kehilangan Identitas

Football5Star.com, Indonesia – Sebuah kritik pedas dilontarkan Joan Laporta kepada Barcelona. Sang mantan presiden klub menilai klub kebanggaan rakyat Katalonia itu telah kehilangan identitas. Hal itu merujuk pada permainan di lapangan yang dinilai sudah melenceng dari pakem utama.

Menurut Joan Laporta, pengingkaran terhadap identitas itu merupakan faktor utama kegagalan Barcelona di level internasional. Terakhir, mereka disingkirkan Liverpool secara pedih pada semifinal Liga Champions. Unggul 3-0 pada leg I, Lionel Messi cs. kalah 0-4 pada leg II di Stadion Anfield.

Barcelona dinilai Joan Laporta telah kehilangan identitas sehingga gagal terus di level internasional.

Mes que un Club bukan sekadar slogan. Itu adalah deklarasi prinsip-prinsip. Kami punya rujukan , yaitu gaya main tulen yang diajarkan Johan Cruyff. Kami ‘berjudi’ dengan membangun akademi. Namun, kini klub justru menyimpang dari hal tersebut,” kata Joan Laporta dalam sebuah acara di Bogota, Kolombia, seperti dikutip Football5Star.com dari Diario As.

Pria yang menjabat presiden klub pada 2003 hingga 2010 itu menegaskan, prinsip itu selalu dipegangnya. Salah satu buktinya adalah kala dia memilih Pep Guardiola sebagai pelatih. Padahal, kalau mau, dia bisa merekrut Jose Mourinho yang pada 2004 mengantarkan FC Porto juara Liga Champions.

“Kami melakukan hal tersebut karena sesuai dengan identitas kami. Hal itu juga sesuai dengan cara bermain sepak bola kami,” ujar pria berumur 56 tahun itu. “Waktu membuktikan hal yang kami lakukan itu benar. Mereka (para pemain dan pelatih) adalah para arsitek (kesuksesan) yang sebenarnya.”

Joan Laporta adalah sosok yang sangat kesal saat Barcelona disingkirkan Liverpool pada semifinal Liga Champions. Dia menyerukan adanya pemilihan presiden baru tanpa harus menunggu masa bakti Josep Maria Bartomeu usai pada 2021. Dia pun mengaku siap maju sebagai calon presiden bila pemilihan digelar pada musim panas nanti.

Comments
Loading...