Joey Barton yang Tak Pernah Insaf

Football5star.com, Indonesia – Siapa pesepak bola paling liar di Liga Inggris? Jawabannya pasti beragam, namun bakal ada nama Joey Barton yang disebutkan. Ya, eks pemain Manchester City ini memang dikenal sebagai bad boy di sepak bola.

Sebagai seorang gelandang, Joey Barton sebenarnya memiliki skill yang tidak jelek-jelek amat. Buktinya ia pernah membela tim sekaliber, Manchester City, Newcastle United, Marseille hingga Glasgow Rangers.

Pemain yang mengawali karier di akademi Liverpool ini juga pernah membela timnas Inggris, meski cuma satu pertandingan. Sayang namanya lebih dikenal oleh publik karena kelakuan minusnya baik saat di lapangan ataupun di luar lapangan.

Hebatnya meski sudah tak lagi bermain dan saat ini berstatus sebagai pelatih di klub kasta ketiga Liga Inggris, Fleetwood Town, perangai buruknya tak jua hilang.

dailymail.co.uk

Baru-baru ini, Joey Barton baru saja membuat pelatih Barnsley, Daniel Stendel alami patah gigi. Stendel mengaku dipukuli oleh Barton usai kedua tim bertemu, Sabtu (13/4/2019).

Stendel yang berusia 45 tahun mendapat serangan membabi buta oleh Barton yang baru berusia 38 tahun. Aksinya membuat pihak kepolisian harus turun tangan.

“Dia menyebabkan manajer kami berdarah di bagian wajah,” bunyi pernyataan Barnsley seperti dikutip football5star.com dari dailymail.

Melawan polisi

Setelah puas memukuli Stendel, Barton belum juga insaf. Tak lama setelah kejadian, laporan kepolisian menyebutkan bahwa Barton sempat melawan saat seorang perwira polisi perempuan menahan mobilnya.

Kabarnya, Barton yang saat itu berada di mobil bersama CEO Fleetwood, Steve Curwood sempat berselisih dengan perwira polisi tersebut selama dua menit.

dailymail.co.uk

Namun, pihak kepolisian belum menangkap Joey Barton. Juru bicara kepolisian Yorkshire mengatakan bahwa polisi saat ini masih dalam tahap mengumpulkan keterangan dari korban.

“Tidak ada penangkapan yang dilakukan saat ini. Penyelidikan masih berlangsung,” kata salah satu petugas kepolisian.

Apa yang dilakukan oleh Joey Barton ini terang saja membuat banyak pihak mencercanya. Striker Barnsley, Cauley Woodrow mengatakan bahwa apa yang dilakukan Barton sangat menjijikan. ‘

Sementara itu CEO EFL, Shaun Harvey menegaskan bahwa pihaknya akan bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk mengatasi masalah ini.

“Investigas kepolisian masih terus dilakukan. Kami akan bekerja sama dengan semua orang untuk memastikan kasus seperti ini selesai,” kata Harvey seperti dinukil dari bbc.

Baru selesai hukuman

Kasus yang menimpa pelatih kelahiran Huyton, Inggris ini tentu sangat disayangkan banyak pihak. Mirisnya, Barton sendiri baru saja kembali ke lapangan hijau setelah menjalani hukuman 13 bulan larangan akibat kasus judi.

Ia sendiri baru menjadi pelatih di Fleetwood. Sebelum jadi pelatih di Fleetwood, Barton hanya bolak balik mengurus kasus judi yang menimpanya.

Pada 2016 lalu misalnya, federasi sepak bola Skotlandia menghukumnya karena terlibat di praktek perjudian ilegal di Liga Skotlandia.

Tidak hanya tingkahnya yang provokatif saat di lapangan, atau masalah judi, Barton juga dikenal memiliki mulut yang kontroversial.

Pada 2015 lalu misalnya, ia mengatakan agar gereja di Inggris dibubarkan saja. Tahun 2012, ia memberikan dukungannya kepada pesepak bola gay dan organisasi LGBT.

Selain itu, Barton juga sempat bersitegang dengan pesepak bola Israel, Yossi Benayoun karena dukungnya kepada pembebasan Palestina dari jajahan Israel.

Comments
Loading...