Tetapkan Joko Driyono Jadi Tersangka, Krishna Murti Tak Gentar Lawan Mafia

Football5star.com, Indonesia – Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pengaturan skor. Wakil Ketua Satgas Antimafia Bola, Brigadir Jenderal Polisi Krishna Murti, pun menyatakan tak akan gentar melawan mafia sepak bola Tanah Air.

Joko Driyono ditetapkan sebagai tersangka kasus pengaturan skor, Jumat (15/2/2019). Kepastian tersebut hanya berselang sehari dari penggeledahan apartemennya di di Taman Rasuna, Tower 9, Unit 18C, serta gelar perkara pada Kamis (14/2) malam.

Dasar penggeledahan apartemen Joko Driyono yakni laporan polisi nomor LP/6990/XII/2018/PMJ/Ditreskrimum, bertanggal 19 Desember 2018; Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan nomor 007/Pen.Gled/2019/PN.Jkt.Sel dan Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan nomor 011/Pen.Sit/2019/PN.Jkt.Sel.

Dari penggeledahan itu, polisi menyita 1 laptop merek Apple warna silver, 1 ipad silver beserta, dokumen terkait pertandingan, buku tabungan dan kartu kredit. Kemudian, disita pula uang tunai, 4 bukti transfer, 3 unit telepon seluler warna hitam.

Lalu, ada juga 6 unit telepon seluler, 1 bundel dokumen PSSI, 1 buku catatan warna hitam dan 1 buku catatan kecil warna hitam. Selain itu, juga disita 2 buah flashdisk, 2 bundel surat, 2 lembar kwitansi, 1 bundel dokumen, dan 1 tab merek Sony warna hitam.

Lawan Mafia Sepak Bola

Merespons hasil penggeledahan tersebut, Krishna Murti membuat unggahan foto di Instagram yang menggambarkan suasana saat tim Satgas Antimafia Bola melakukan tindakan di apartemen Joko Driyono. Juga, dilengkapi dengan keterangan yang menjelaskan bahwa Satgas Antimafia Bola tidak takut melawan mafia-mafia sepak bola di Indonesia.

“Anda mau bilang cuma Anda yang bisa urus bola? Buktinya Indonesia nggak pernah juara. Anda mau bilang bahwa Anda selalu benar dan tidak mau turun? Jangan coba-coba lawan kekuatan rakyat Indonesia,” tulis Krishna dalam akun Instagram pribadinya dikutip Football5star.com.

“Percayalah kami akan selalu bersama rakyat Indonesia. Percayalah bahwa kami hanya ingin Sepakbola Indonesia kembali hebat. Kamu mau mafia-mafiaan? Kami tidak akan pernah gentar pada apapun. Bravo rekan-rekan satgas.”

Selain ditetapkan sebagai tersangka, Joko Driyono juga dicegah untuk berpergian ke luar negeri. Surat rekomendasi pencegahan sudah dikirim kepada pihak Imigrasi untuk diterapkan selama 20 hari ke depan.

Comments
Loading...