Joko Driyono Resmi Jadi Tersangka dan Dilarang ke Luar Negeri

Football5star.com, Indonesia – Satgas Antimafia Bola menetapkan Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, sebagai tersangka kasus pengaturan skor. Status tersangka ditetapkan usai Satgas Antimafia Bola menggeledah apartemen dan ruang kerja Joko Driyono.

Perihal penetapan Joko Driyono sebagai tersangka disampaikan Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola, Kombes Polisi Argo Yuwono. “Kemarin penetapan tersangka Pak Joko Driyono. Setelah dilakukan mekanisme penetapan tersangka dengan gelar perkara,” ujar Argo Yuwono, dikutip Football5star.com dari Antaranews.

Pengumuman Joko Driyono sebagai tersangka dilakukan menyusul tim gabungan Satgas Antimafia Bola Polri. Tim gabungan melibatkan penyidik Polda Metro Jaya, dan Inafis Polda Metro Jaya. Mereka menggeledah apartemen Joko Driyono di Taan Rasuna, Tower 9, Unit 18C, serta gelar perkara pada Kamis (14/2) malam.

Dasar penggeledahan apartemen Joko Driyono yakni laporan polisi nomor LP/6990/XII/2018/PMJ/Ditreskrimum, bertanggal 19 Desember 2018; Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan nomor 007/Pen.Gled/2019/PN.Jkt.Sel dan Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan nomor 011/Pen.Sit/2019/PN.Jkt.Sel.

Satgas Antimafia Bola menetapkan Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, sebagai tersangka kasus pengaturan skor.
Barang Disita dan Dilarang ke Luar Negeri

Dari penggeledahan itu, polisi menyita 1 laptop merek Apple warna silver beserta charger, 1 ipad silver beserta charger, dokumen terkait pertandingan, buku tabungan dan kartu kredit. Kemudian, disita pula uang tunai, 4 bukti transfer, 3 unit telepon seluler warna hitam.

Lalu ada juga 6 unit telepon seluler, 1 bundel dokumen PSSI, 1 buku catatan warna hitam dan 1 buku note kecil warna hitam. Selain itu, juga disita 2 buah flashdisk, 2 bundel surat, 2 lembar kwitansi, 1 bundel dokumen, dan 1 tab merek Sony warna hitam. Sebelum diperiksa, Joko Driyono juga pernah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada 24 Januari 2019.

Selain ditetapkan sebagai tersangka, Joko Driyono juga dicegah untuk berpergian ke luar negeri. Surat rekomendasi pencegahan sudah dikirim kepada pihak Imigrasi untuk diterapkan selama 20 hari ke depan. “Ya benar, surat pencegahan ke luar Indonesia untuk Pak Joko Driyono yang dikirim ke imigrasi pada Jumat 15 Februari 2019,” tutur Argo Yuwono.

Comments
Loading...