Joshua Kimmich Cerita Pengalaman Pahit Bersama Carlo Ancelotti

Football5star.com, Indonesia – Penggawa Bayern Munich, Joshua Kimmich, mengaku tak menikmati masa-masa bermain di bawah asuhan Carlo Ancelotti. Menurut Kimmich, kehadiran Ancelotti membuatnya kehilangan kepercayaan diri.

Di bawah asuhan Ancelotti, Kimmich sebenarnya berhasil menunjukkan performa yang gemilang. Ia berhasil mencetak 10 gol dan tujuh assist dari 50 penampilan di semua kompetisi.

“Saya sempat mengalami masa-masa sulit ketika Carlo Ancelotti datang menggantikan Pep Guardiola. Bersama Guardiola, saya berhasil disulap menjadi penggawa timnas Jerman setelah sebelumnya menjadi pemain divisi dua,” ujar Joshua Kimmich seperti dikutip dari laman Bulinews.

Joshua Kimmich - Carlo Ancelotti - Bayern - Bavarian Football Works
Bavarian Football Works

“Tapi, di bawah Ancelotti saya harus memulai semuanya dari awal lagi. Bahkan, saya sempat beberapa kali mempertanyakan kepantasan bermain untuk Bayern,” kata Kimmich menambahkan.

Karier Ancelotti bersama Bayern memang tak bertahan lama. Pelatih berpaspor Italia itu dipecat FC Hollywood pada September 2017 meski berhasil mempersembahkan gelar Bundesliga pada musim 2016-17.

Salah satu faktor yang membuat Ancelotti dipecat Bayern adalah kekalahan 3-0 dari Paris Saint-Germain di babak grup Liga Champions. Selain itu, Ancelotti dikabarkan juga bukan merupakan sosok yang populer di mata para penggawa Bayern.

Selepas petualangannya di Jerman, Ancelotti memutuskan untuk pulang kampung ke Italia dan melatih Napoli. Akan tetapi, Ancelotti juga gagal menunjukkan performa terbaiknya bersama I Partenopei sebelum akhirnya dipecat pada pertengahan 2019. Kini, Ancelotti sudah kembali menemukan magisnya bersama klub Inggris, Everton.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More