Jubir Premier League Pastikan Tak Ada Penundaan Kompetisi pada Januari

Football5Star.com, Indonesia – Pengelola Premier League memastikan tak akan ada penundaan kompetisi pada Januari 2021. Melalui juru bicaranya, pihak pengelola kasta tertinggi kompetisi sepak bola Liga Inggris itu menilai tak ada cukup alasan untuk melakukan penghentian sementara.

Beberapa hari belakangan ini beredar kabar kemungkinan Premier League dihentikan dua pekan pada Januari 2021. Dasarnya adalah peningkatan kasus positif COVID-19 di klub-klub peserta. Perwakilan klub-klub dikabarkan mempertimbangkan penghentian kompetisi untuk mengerem hal itu.

Dalam pemeriksaan terakhir, ditemukan 18 kasus positif COVID-19 di klub-klub Premier League. Manchester City, Arsenal, dan Sheffield United adalah tiga klub yang secara terbuka mengumumkan hal tersebut. Namun, angka itu ternyata dinilai masih sangat kecil untuk dijadikan dasar penghentian kompetisi untuk sementara.

Laga Tottenham Hotspur vs Fulham ditunda oleh Premier League karena adanya kasus positif COVID-19.
Getty Images

“Kami tak membicarakan soal penghentian sementara kompetisi dan tak punya recana melakukan hal itu,” ucap juru bicara Premier League melalui pernytaan resminya seperti dikutip Football5Star.com dari London Evening Standard.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, “Dengan angka tes positif yang rendah dari seluruh klub, Premier League tetap punya keyakinan penuh terhadap protokol COVID-19 dan mampu terus menggulirkan pertandingan sesuai jadwal.”

Premier League Jadwal Ulang Dua Laga

Saat ini, Premier League melakukan penanganan kasus per kasus. Jika ada kasus positif COVID-19 di salah satu klub, ada kemungkinan pertandingan dijadwal ulang. Dalam tiga hari terakhir ini, ada dua pertandingan yang ditunda dan harus diatur penjadwalannya pada tahun depan.

Laga pertama yang ditunda oleh otoritas Liga Inggris adalah Everton vs Manchester City. Hal itu dilakukan karena adanya peningkatan jumlah kasus positif COVID-19 di kubu Man. City. Di antaranya bek kanan Kyle Walker dan striker Gabriel Jesus.

Adapun laga kedua yang dijadwal ulang adalah Tottenham Hotspur vs Fulham yang seharusnya berlangsung pada Kamis (31/12/2020) dini hari WIB. Putusan itu diambil setelah kubu Fulham melaporkan adanya peningkatan kasus COVID-19 dan pemain-pemain yang menunjukkan gejala terpapar virus tersebut.

Dalam memutuskan penundaan laga karena COVID-19, pengelola kasta tertinggi Liga Inggris melakukannya dalam tiga tahap. Pertama, mereka menerima pengajuan penundaan dari salah satu klub. Kedua, usulan itu dibahas secara internal. Ketiga, dilakukan konsultasi dengan penasihat medis.

Masalahnya kemudian, putusan penundaan laga itu terkesan mepet. Kubu Everton menggugat Premier League karena laga lawan Manchester City ditunda hanya 4 jam sebelum sepak mula. Jose Mourinho, manajer Tottenham Hotspur, juga mengeluh karena kepastian penundaan laga baru didapatkan hanya 3 jam sebelum sepak mula.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More