Jupp Heynckes Kesal dengan Skuat Madrid

Football5star.com, Indonesia – Mantan Presiden Real Madrid, Lorenzo Sanz, mengungkap kisah di balik mundurnya Jupp Heynckes pada 1998. Menurut Sanz, Heynckes kesal dengan Raul Gonzalez dan kawan-kawan.

Jupp Heynckes melatih Madrid selama semusim pada 1997-1998. Ia sukses memberikan Los Blancos gelar Piala Super Spanyol dan Liga Champions. Khusus Liga Champions, itu adalah gelar pertama Madrid dalam 32 tahun di kompetisi itu.

Meski demikian, Madrid kurang bersinar di kompetisi lokal. Mereka hanya finis keempat di La Liga dan tersingkir di babak awal Copa del Rey.

Sanz menjelaskan, sebelum final Liga Champions melawan Juventus (Madrid menang 1-0), Heynckes langsung blak-blakan dengan timnya dan menyatakan sudah muak dengan Roberto Carlos dan kawan-kawan.

Jupp Heynckes
Getty Images

“Seminggu sebelum bermain Juventus, saya menelepon Jupp dan bertanya kepadanya bagaimana keadaannya. Dia mengatakan kepada saya bahwa dia sudah menyerah dan tidak akan bekerja lagi dengan tim,” kata Sanz kepada Idolos.

“Saya kemudian harus mengumpulkan tujuh atau delapan pemain penting dan memberi tahu mereka bahwa Jupp merasa dia tidak bisa bekerja dan menang lagi bersama mereka.”

“Menjelaskan bahwa pelatih yang telah menjadikan kami juara Eropa tidak mau bekerja sama lagi itu sulit, tetapi saya tidak bisa membiarkan situasi tersebut berlarut-larut,” ucap Sanz.

Comments
Loading...